Penting, Ini Makanan Tidak Boleh Dimakan Saat Sahur dan Buka Puasa

Sabtu, 02 April 2022 - 12:20 WIB
Gorengan (Foto: shutterstock)

RIAUMANDIRI.CO - Umat Islam yang menjalankan puasa, disarankan untuk memilih menu santap sahur yang sehat dan menyediakan energi yang cukup untuk tubuh bertahan selama 13 jam. Makanan tersebut mengandung kaya protein, serat, serta vitamin dan mineral.

Bukan cuma makan sahur, hidangan berbuka puasa pun tak kalah penting untuk diperhatikan. Pilih makanan yang bisa mengisi kembali energi, seperti serat, protein, karbohidrat kompleks, dan beragam nutrisi lainnya, mencakup ayam, ikan, daging, sayuran, buah.

Selain jenis makanan yang disebutkan di atas, justru akan lebih baik jika dihindari.

Berikut makanan dan minuman yang harus dihindari saat sahur dan berbuka puasa.

  •  Karbohidrat olahan

Karbohidrat olahan banyak ditemukan di makanan yang mengandung gula dan tepung seperti roti, donat, mi instan, pasta, sereal, kue kering, dan makanan ringan lainnya.

Makanan jenis ini tinggi indeks glikemik yang dapat menyebabkan kadar gula darah melonjak dengan cepat setelah makan.

Selain itu, makanan karbohidrat olahan tidak mengandung serat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh alias kalori kosong. Karbohidrat olahan ini pun hanya akan bertahan selama 3-4 jam. Sehingga Anda akan kembali merasa lapar dan kurang berenergi.

  • Makanan yang digoreng atau berminyak

Siapa yang bisa tahan dengan godaan gorengan saat berbuka puasa? Namun, makanan berminyak seperti lauk dan camilan gorengan, kentang goreng, dan sebagainya ini disarankan untuk dikurangi bahkan dihindari sama sekali.

Makanan yang digoreng mengandung tinggi lemak jenuh yang dapat meningkatkan produksi asam lambung dan menyebabkan rasa begah hingga gangguan pencernaan.

Selain itu, kandungan lemak dalam makanan berminyak disimpan dalam tubuh sebagai jaringan lemak yang lama-kelamaan dapat membuat berat badan naik.

  • Makanan pedas

Penyuka makanan pedas sebaiknya menahan diri untuk melahapnya saat sahur maupun berbuka puasa. Sebab, mengonsumsi makanan pedas saat sahur dapat memicu rasa haus berlebihan dan membuat perut terasa tidak nyaman karena produksi asam lambung meningkat.

Selain itu, makanan pedas juga menyebabkan mulas hingga diare. Jika sampai terjadi diare saat puasa, tubuh tentu akan mengalami dehidrasi karena kehilangan banyak cairan.

Ketika berbuka puasa, jangan langsung makan makan makanan pedas sebelum menyantap makanan lainnya. Makan makanan pedas saat perut kosong sangat tidak disarankan karena dapat melukai lambung dan usus sehingga menyebabkan rasa sakit.

  • Makanan tinggi gula

Makanan yang tidak boleh dimakan saat puasa selanjutnya adalah yang tinggi kandungan gula. Tidak bisa dimungkiri, makanan manis memang lezat dan bikin ketagihan.

Padahal, makanan maupun minuman manis tak baik jika dikonsumsi setiap hari. Makanan dan minuman tinggi gula selain dapat menjadi sumber kenaikan berat badan, juga memicu gula darah tidak stabil.

Ketika banyak makan makanan manis, gula darah akan melonjak naik secara tiba-tiba dan dengan cepat diikuti penurunan kadar gula darah. Penurunan ini bisa membuat tubuh terasa lemas dan tidak berenergi.

  • Makanan terlalu asin

Sama halnya dengan makanan manis, makanan asin juga buat ketagihan dan memicu makan lebih banyak. Namun, terlalu banyak makan makanan asin hanya akan merangsang rasa haus berlebih saat berpuasa.

Di samping itu, terlalu banyak makan makanan asin juga dapat membahayakan kesehatan, yakni memicu hipertensi, penyakit kardiovaskular, mengganggu fungsi ginjal, retensi cairan, dan lainnya.

Dengan begitu, cobalah untuk mengurangi atau menghindari banyak makanan asin seperti snack, keripik, bumbu instan, makanan cepat

Editor: Nurul Atia

Tags

Terkini

Terpopuler