Jalan Lintas Sumbar - Riau Kembali Retak dan Berlubang, Bupati Kampar Instruksikan Perbaikan

Rabu, 07 Februari 2018 - 21:05 WIB
Kondisi ruas jalan yang berlubang.
RIAUMANDIRI.CO, KUOK - Jalan lintas Riau - Sumatra Barat yang berada di Dusun Bukit Agung Desa Kuok kilometer 70 kembali retak dan berlubang setelah diperbaiki 4 bulan lalu.
 
Jalan yang sempat amblas beberapa waktu terlihat retak dan berlubang di satu sisi jalan. Salah seorang warga Khairul Anwar mengatakan, lubang jalan yang menganga di tepi jalan ini dikhawatirkan memakan korban seperti sebelumnya.
 
"Kita harap gorong-gorong di jalan ini segera diperbaiki. Jalan ini melewati sungai di mana ketika hujan deras air di sungai naik sehingga merusak jalan, apalagi gorong-gorong dipasang hanya separuh badan jalan, jangan sampai ada korban lagi," ungkapnya.
 
Ditambahkan Khairul saat ini truk bermuatan harus melewati jalan alternatif yakni seberang Kuok - Bangkinang. Kecuali mobil dan kendaraan pribadi dengan sistem buka tutup, menghindari terjadinya kemacetan panjang.
 
Sementara itu, Bupati Kampar Azis Zaenal yang langsung meninjau ke lokasi kejadian, Rabu (7/2/2018) siang menginstruksikan jajarannya untuk segera melakukan perbaikan jalan.
 
"Terjunkan alat berat ke lokasi yang rusak agar lalu lintas kembali normal, jangan ditunggu makin parah, kalau makin melebar nanti mengganggu kenyamanan pengguna jalan," ungkap Bupati didampingi pejabat dari BPBD dan Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar.  
 
Sementara itu Kepala Bidang Dinas Perhubungan M Nasir mengatakan, pengamanan arus lalu lintas sudah dilaksanakan bersama Satlantas Polres Kampar dan Polsek Bangkinang Barat. Pengalihan arus untuk kendaraan roda empat yang dari arah Pekanbaru ke Sumbar diarahkan melewati daerah Bangkinang tembus ke Rantau Berangin.
 
"Untuk kendaraan dari Sumbar arah ke Riau dialihkan melalui simpang TB Kecamatan Kuok. Kerusakan badan jalan tersebut untuk kendaraan kecil atau pribadi masih aman untuk dilewati, hanya saja tetap memperhatikan rambu-rambu serta selalu berhati-hati. Kerusakan yang terjadi akibat jalan amblas tersebut mencapai kedalaman 2 meter kedalaman, lebar 6 hingga 7 meter," ujar M Nasir.
 
Reporter:  Ari Amrizal
Editor:  Rico Mardianto

Editor:

Terkini

Terpopuler