Buaya Kuning Keramat Dubalang Hitam Setda Inhu Taklukkan Jawara Kuansing

Kamis, 20 Juli 2017 - 01:37 WIB
Penyerahan piala untuk juara oleh Wabup Inhu, Khairizal
BATANG PERANAP (RIAUMANDIRI.co) - Kejuaraan pacu sampan tradisional rayon I Kabupaten Inhu di Desa Pematang, Kecamatan Batang Peranap, resmi Ditutup Wakil Bupati  H Khairizal, Selasa (18/7/2017). Tim pacu sampan besar Buaya Kuning Keramat Dubalang Hitam Setda Inhu berhasil meraih kemenangan atas Marangin Montiak Tuah Lipai asal Kuansing.
 
Keberhasilan itu pun mengantarkan jalur Buaya Kuning Keramat Dubalang Hitam Setda Inhu merebut piala bergilir kejuaraan tahunan yang rutin digelar di tepian Komang Desa Pematang. Sedangkan di tempat ketiga ditempati jalur Sijontiak Lawuik Pulau Tanamo IKC asal Kuansing.
 
Kemenangan jalur Buaya Kuning Keramat Dubalang Hitam Setda Inhu atas Marangin Montiak Tuah Lipai terbilang tidak mudah. Pasalnya, sejak start tim jalur kebanggaan masyarakat Inhu ini sempat tertinggal. Namun, dengan semangat serta dukungan ratusan penonton yang memadati pinggiran aliran sungai tim jalur asal Desa Danau Baru Kecamatan Rengat Barat ini berhasil juara.
 
Pada hari terakhir penyelenggaraan event pacu sampan tersebut, ada sebanyak enam jalur yang dibagi dalam dua kategori, yakni perebutan juara empat, lima dan enam serta kategori final segitiga perebutan tempat pertama, dari masing-masing tim jalur saling bertemu.
 
Untuk tempat keempat, lima dan enam, berhasil didominasi oleh tim jalur asal Kabupaten Inhu di antaranya, jalur Batu Hijau Tuah Negri, jalur Lima Dubalang Ghaje, dan Tanjung Ghasau Benteng Batuah.
 
Dijelaskan Kepala Dispora Inhu, Armansyah, dalam penyerahan piala malam harinya, dalam beberapa waktu kedepan masih ada dua kejuaraan yang sama akan kembali digelar. Selain merupakan ajang menjaring atlet dayung berprestasi, kegiatan ini juga merupakan bentuk upaya persiapan tim pacu jalur asal Inhu pada event nasional pacu sampan di Kabupaten Kuansing.
 
Baca juga di Koran Haluan Riau edisi 20 Juli 2017
 
Reporter: Eka BP
Editor: Nandra F Piliang

Editor:

Terkini

Terpopuler