BUMN Kembangkan Desa Wisata Pinge Bali

Sabtu, 12 November 2016 - 16:01 WIB
BUMN Kembangkan Desa Wisata Pinge Bali

BALI(RIAUMANDIRI.co) - Pengembangan pariwisata tak hanya harus dilakukan di kawasan populer, namun juga di kawasan yang belum terjamah.

Provinsi Bali memang sudah terkenal dengan kesiapannya menyambut wisatawan lokal dan mancanegara. Tapi, masih banyak kawasan yang masih butuh perhatian lebih.

Saat ini salah satu yang sedang dibina ialah Desa Pinge di Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali. Di tengah modernisasi yang terjadi di Pulau Dewata, Desa Pinge masih mempertahankan keasriannya.

Desa berudara sejuk berketinggian 500 mdpl ini dapat ditempuh dengan kendaraan bermotor sekitar 1,5 jam dari Bandara Ngurah Rai.

Wisatawan yang datang bisa melakukan sejumlah aktivitas alam, mulai dari bersepeda, tracking sampai hiking. Selain itu, mereka juga bisa mengunjungi situs arkeologi, berbelanja kerajinan ukir, dan menikmati suguhan musik dan tarian khasnya.

Kepopuleran desa dengan populasi 810 jiwa penduduk ini lalu menjadi alasan Pemerintah Kabupaten Tabanan menetapkannya sebagai desa wisata.

Direktur Utama ITDC, Abdulbar M.Mansoer mengatakan kalau program pengembangan Desa Pinge dilaksanakan untuk menyambut gagasan konsep pariwisata yang disampaikan Presiden Joko Widodo pada Oktober lalu, yaitu memadukan potensi desa dengan pariwisata.

Pengembangan ini merupakan lanjutan dari pengembangan Desa Wisata Borobudur, yang pembangunanya telah resmi dimulai pada minggu lalu.

Jika Desa Wisata Borobudur dikembangkan dengan konsep pembangunan Balai Ekonomi Desa (Balkondes), maka Desa Wisata Pinge dikembangkan dengan konsep yang lebih menyeluruh, berupa perbaikan sarana dan prasarana pariwisata seperti

Tourist Information Center (TIC), perbaikan fasilitas seperti peningkatan kualitas homestay dan pendampingan berkesinambungan kepada masyarakat terkait layanan pariwisata.

Metode pengembangan wisata berbasis masyarakat atau community-based tourism diharapkan membuat Desa Pinge menjadi destinasi unggulan baru di kawasan Bali Utara, tidak melulu berpusat di Bali Selatan. (okz/ivn)
 

Editor:

Terkini

Terpopuler