Pemkab Taput Perbanyak Lahan Sawah

Ahad, 15 Februari 2015 - 20:36 WIB
Ilustrasi


Tarutung (HR)– Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, akan merealisasikan pemanfaatan lahan kosong seluas satu hektare per desa untuk ditanami tanaman padi dalam upaya mewujudkan visi sebagai lumbung pangan.
Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan di Tarutung, Sabtu (14/2), mengatakan untuk tahap pertama, nantinya ada lahan seluas 1 hektare per desa yang setidaknya akan terakumulasi sekitar 241 hektare keseluruhan sebagai areal persawahan yang baru di daerah ini.
“Itu sebagai langkah awal kita mewujudkan swasembada beras di Taput,” katanya.
Ia mengatakan, setelah penyediaan luasan 241 hektare lahan penanaman padi tersebut di tahun 2015 ini, Pemkab Taput akan kembali mencanangkannya pada tahun berikutnya, hingga, pencapaian visi lumbung pangan dan swasembada beras dapat diwujudkan.
“Dengan keberadaan 241 hektare areal persawahan baru saja sedikitnya akan
menghasilkan kurang lebih 8 ton beras. Nanti, program tersebut akan dilanjutkan, hingga daerah ini mampu swasembada beras serta mencapai visi kita sebagai lumbung pangan,” katanya.
Seiring penerapannya, ia menyebutkan jika sejumlah bendungan yang merupakan urat nadi pengairan jaringan irigasi areal persawahan akan mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.
Sebab, merupakan usaha yang sia-sia, ketika sebuah program pencetakan areal persawahan baru tidak serta merta didukung sistem pengairan yang baik.
Seperti Bendungan Sidilanitano di desa Paniaran, Kecamatan Siborongborong serta
bendungan Sigeaon di Kecamatan Sipoholon akan diselesaikan tahun ini.
“Itu merupakan salah satu upaya nyata kita untuk mewujudkan visi tersebut. Tentunya, pemberian bantuan handtracktor bagi petani serta pembangunan jaringan
irigasi juga akan dilaksanakan,” katanya. (ant/ivi)

Editor:

Terkini

Terpopuler