Penyaluran DAU Ditunda, Ketua DPRD: Tamatlah Riwayat Rokan Hulu

Rabu, 24 Agustus 2016 - 20:27 WIB
Sekretaris Daerah Rokan Hulu, Damri (dok.RMC)
PASIR PENGARAIAN (Riaumandiri.co) - Sekretaris Daerah Rokan Hulu, Ir. Damri, mendadak melakukan pertemuan dengan Kepala Satuan Kerja (Satker) yang ada di lingkungan Pemkab Rohul, Rabu (24/8/2016) di Kantor Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA). Pertemuan tersebut guna menyikapi surat edaran Kementerian Keuangan tentang pemangkasan anggaran melalui penundaan penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2016.
 
“ini, sekarang kita mau rapat untuk membicarakan pemotongan DAU tersebut. Saat ini belum bisa berkomentar banyak karena nilainya berapa kita belum tau,” ujar Sekda Rohul, Damri, menjawab Riaumandiri.co.
 
Meski demikian, kata Sekda Rohul, menegaskan dari hasil rapat dari SKPD tersebut nantinya akan dikoordinasikan dengan Kementerian Keuangan. Karena menurutnya penundaan penyaluran DAU tersebut akan berdampak bagi kegiatan Pemerintah di Kabupaten Rokan Hulu. “Sekarang kita belum bisa berkomentar banyak karena belum tau hasil rapatnya,” ujar Damri.
 
Di tempat terpisah, Ketua DPRD Rohul, Kelmi Amri, SH mengakui bahwa penundaan penyaluran DAU yang dilakukan sungguh keterlaluan. Sebab, selain memotong Dana Bagi Hasil (DBH) penyaluran DAU juga ditunda. Ia khawatir penundaan penyaluran DAU tersebut tidak direalisasikan pada tahun berikutnya.
 
“Adanya DAU untuk menjaga kesenjangan fiscal. Kalau DAU ditunda, berarti sama saja membuat kesenjangan fiscal. Dengan kondisi tanpa pemotongan saja kita sudah dihadapkan dengan defisit anggaran. Apalagi ada penundaan, ya, tamatlah riwayat Rokan Hulu,” keluh Ketua DPRD Rohul.(gus/n44) 
 
Berita selengkapnya baca Koran Haluan Riau edisi Kamis, 25 Agustus 2016

Editor:

Terkini

Terpopuler