DPRD Desak Pemko Tanggap

Kamis, 21 Juli 2016 - 10:07 WIB
Direktur Konservasi APRIL,Petrus Gunarso (paling kiri) terpilih sebagai pembicara dalam Seminar Nasional Strategi Pemuliaan dalam mengantisipasi Perubahan Iklim Global yang diadakan Perhimpunan Ilmu Permuliaan Indonesia (PERIPI) Komda Riau, Rabu (20/7) di

PEKANBARU (Riaumandir.co)-Banyak taman di Kota Pekanbaru yang rusak. Hal ini dikarenakan tidak adanya aturan terhadap taman dan banyaknya pedagang berjualan di taman.

Dengan kondisi tersebut, kalangan DPRD Pekanbaru, menilai kerusakan taman itu, akibat lalainya Pemko Pekanbaru untuk membuat aturan.


"Banyak aturan yang tidak dikawal, seperti keberadaan pedagang tidak memperdulikan larangan menginjak rumput dan sebagainya yang mengakibatkan taman yang ada rusak,"kata Anggota Komisi IV Said Usman Abdullah saat berbincang dengan wartawan, Rabu (20/7).
Disebutkan Said, akibat kurangnya tegasan, sehingga kerusakan taman tersebut juga tidak bisa serta-merta dilimpahkan ke masyarakat. Karena tidak di lengkapi dengan rambu larangan dilarang menginjak taman.


Said juga mengatakan, bahwa Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) selaku penanggungjawab bisa membuat rambu-rambu khusus serta sanksi jika melanggarnya. Dengan demikian masyarakat akan paham dan mengerti dengan aturan. "Sanksi yang dikenakan nantinya juga bisa jadi PAD," tambahnya.


Di samping itu, pemberian tempat khusus untuk penyeberangan dan jalan kaki juga berpengaruh dengan kondisi taman. Jika diberikan tempat yang baik, maka taman-taman tersebut juga akan terjaga.


"Kalau perlu taman di median jalan itu dikasih pagar agar tetap indah dan terlindungi," imbuhnya. ***

Editor:

Terkini

Terpopuler