PLN Terus Layani Sambung Baru, Arus Redup

Senin, 29 Februari 2016 - 08:32 WIB
ilustrasi

PANGKALAN KERINCI (riaumandiri.co)-PT PLN Rayon Pangkalan Kerinci di bawah komando Afrizal Armen terus melayani penyambungan baru konsumen. Padahal, arus amat redup yang di terima oleh konsumen.

Seharusnya, penambahan konsumen baru hendaknya dibarengi dengan penambahan trafo, agar arus normal di terima konsumen PLN. Lebih parah lagi, disaat azan Magrib berkumandang, maka dipastikan setroman listrik amat renda yang berpotensi rusaknya perangkat elektronik di rumah warga. Kondisi ini sangat dikeluhkan oleh penikmat listrik di Kabupaten Pelalawan?.

"PT PLN jelas telah merugikan pelanggannya, karena tidak membenahi pelayanan. Searusnya, dengan niat tulus Bupati Pelalawan menyokong berdirinya Langgam Power, pembangkit listrik tenaga gas ini, merupakan upaya mengatasi krisis listrik di negeri ini. Namun, apa lacur, upaya hebat Pemkab Pelalawan tersebut tidak dibarengi peningkatan kualitas pelayanan dari PT PLN. Seharusnya PT PLN malu, karena dari dulu hingga kini, pelayanan terus tak maksimal," jelas pengamat kelistrikan yang memiliki jam terbang soal listrik lebih dari 15 tahun, Dian Supianto, Minggu (28/2).

Diutarakan oleh Dian, PT PLN terus melakukan penyambungan baru terhadap konsumen, itu sebenarnya tidak menjadi soal, karena daya yang di miliki Langgam Power masih melimpah-ruah hingga tersedia 50 Mega Watt. Namun, celakanya oleh PT PLN penambahan konsumen baru tidak serta merta melakukan pelayanan yang baik, seperti ?melakukan penambahan trafo agar arus listrik bisa normal di terima konsumen. Akibatnya, dengan kondisi PT PLN terus melakukan penyambungan baru ini, arus amat redup dan berpotensi perangkat elektronik di rumah warga menjadi rusak.

"Karena dengan kondisi arus yang turun naik atau tidak stabil ini, maka menjadi pemicu rusaknya perangkat elektronik di rumah warga. Mestinya, PT PLN melakukan penambahan trafo entah beberapa unit, agar arus tetatp stabil dan konsumen merasa tidak dirugikan terus," tegasnya.

Afrizal Armen, Kepala PT PLN Rayon Pangkalan Kerinci, pihak yang bertanggung jawab atas kondisi arus tidak stabil ini, saat dikonfirmasi melalui telpon selulernya, ?menyebutkan, untuk sambungan baru ada prosedur teknis yang dilalui. Jika trafo alami overload (penuh), maka penyambungan baru (PB) ditangguhkan dan pelanggan bisa direstitusi dengan pengambilan BP yang sudah dibayar.

"Pelanggan PLN ini tersebar pak, tidak hanya di satu daerah saja. Jika ada bertambah, ada di daerah lain," begitu alasan Afrizal melalui pesan singkatnya, Minggu (28/2).

Dicecar pertanyaan lebih jauh, Afrizal memilih bungkam. Pada hal,? bukti dilapangan, konsumen terus bertambah namun tidak ada penambahan trafo agar arus tetap normal di terima oleh pelanggan. (zol)

Editor:

Terkini

Terpopuler