PT IBP Pecah Rekor Lakakerja Tewas

Jumat, 16 Januari 2015 - 11:16 WIB
ILUSTRASI

DUMAI (HR)-Sangat miris ketika Dumai dapat penghargaan K3 dengan prediket zero accident, justru lakakerja kian meningkat. Bahkan, PT Inti Benua Perkasatama tercatat paling banyak kejadian tersebut hingga menewaskan pekerjanya.

Kapolsek Sungai Sembilan, AKP Supriyono dikonfirmasi Kamis (15/1), selama ia menjabat sudah ada lima lakakerja hingga tewas di wilayah kerja PT Inti Benua Perkasatama (IBP).“Sejak saya menjabat Kapolsek Sungai Sembilan, sudah ada lima korban meninggal dunia akibat laka kerja di PT IBP,” ungkap Supriyono.

Kejadian terakhir, kembali terjadi kecelakaan kerja di areal operasional PT Inti Benua Perkasatama (IBP) wilayah industri Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Dumai pada Selasa lalu.

Kali ini menimpa pekerja Sub kontraktor PT Andalas Metal Con Agung yang bekerja di wilayah industeri PT IBP. Korban bernama Legion jatuh dari ketinggian 12 meter. Korban tewas dengan kondisi mengenaskan. Kepala korban pecah, helm yang dipakai korban tidak mampu melindungi. Sebab lantai dasar tangki terbuat dari besi.

Delik kejadian kata Kapolsek, saat kejadian korban sedang melakukan pengelasan. Mendadak korban terjatuh menghantam dasar tangki. Jatuhnya korban akibat besi penyangga tubuh patah. Padahal korban sudah dilengkapi Safety Bell.

Korban Legion meninggal di tempat. Namun demikian sempat dibawa ke RSUD Dumai. Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke Medan untuk dimakamkan.

“Saat ini kasus laka masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Polisi hanya memproses kasus laka dan terkait sanksi perusahaan bukan wewenang polisi,” ungkap Supriyono.

Diungkapkan Kapolsek, belum lama ini bahkan dua korban meninggal dunia akibat tertimpa tangki sawit roboh. Saat kejadian korban sedang tidur di bawah tangki.(zul)

Editor:

Terkini

Terpopuler