Danlanal Berkunjung ke Bengkalis

Rabu, 13 Mei 2015 - 07:07 WIB
Komandan Pangkalan Angkatan Laut Dumai, Kolonel Laut (P) Avianto Rooswirawan berkunjung ke Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Selasa (12/5).

BENGKALIS (HR)-Dalam rangka menjalin silaturahmi serta membahas kondisi keamanan di wilayah Pulau Bengkalis, Komandan Pangkalan Angkatan Laut Dumai, Kolonel Laut (P) Avianto Rooswirawan berkunjung ke Pemerintah Kabupaten  Bengkalis.

Kehadiran orang nomor satu di Pangkalan Angkatan Laut wilayah maritim Riau ini disambut oleh Wakil Bupati Bengkalis, H Suayatno di ruang kerjanya, Selasa (12/5).

Menurut Danlanal, semenjak dirinya ditugaskan sejak bulan Januari silam, baru kali ini berkesempatan berkunjung ke Pemkab Bengkalis.

"Kunjungan ini selain silaturahmi juga untuk lebih mempererat kerjasama yang sudah terjalin selama ini antara Lanal Dumai dan Pemkab Bengkalis mengingat Bengkalis menjadi bagian tak terpisahkan dari lima wilayah kerja kami yakni Dumai, Rohil, Meranti dan Siak, " ujar Avianto.

Selain itu, Avianto menuturkan hal yang tak kalah pentingnya adalah Bengkalis menjadi wilayah terluar Indonesia, berada di jalur strategis dan diapit dua negara, Malaysia dan Singapura sehingga rentan terhadap masalah keamanan.

"Baru-baru ini kita dapat informasi ada ribuan imigran gelap dari Myanmar yang terdampar di Aceh. Mereka adalah Muslim Rohingya, nekad melakukan perjalanan berbahaya melalui laut untuk menghindari konflik agama dan etnis di kampung halaman mereka", sambung Avianto.

Oleh karena itu, Avianto mengkhawatirkan masih banyak imigran gelap tersebut yang saat ini masih terombang-ambing dilautan dan berencana memilih Bengkalis sebagai tempat berlabuh.

"Dari informasi yang kita dapat tujuan mereka awalnya ke Malaysia, yang kita takutkan karena Bengkalis berbatasan dengan negeri Jiran, dikhawatirkan mereka akan terdampar di Bengkalis ini. Oleh karena itu saya himbau kepada nelayan apabila melihat kapal mencurigakan agar segera memberi tahu kami" imbaunya.

Sementara itu, Wabup Suayatno mengutarakan saat ini yang paling mengkhawatirkan adalah semakin marak dan meresahkannya peredaran narkoba di wilayah berjuluk Negeri Junjungan. Oleh karena itu diharapkan peran serta dari Lanal Dumai untuk melakukan pemantauan disejumlah 'pelabuhan tikus' di Kabupaten Bengkalis.

"Keberadaan 'pelabuhan tikus' menjadi pintu masuk favorit jaringan narkoba internasional untuk memasuk barang haram itu ke Indonesia. Bisa dikatakan, 'pelabuhan tikus' menjadi lahan subur bagi penyelundup narkoba, tidak terkecuali di Bengkalis ini", ujar Wabup yang juga sebagai ketua Badan Narkotika (BNK) Kabupaten Bengkalis ini.

Dalam kunjungan tersebut, juga dihadiri Danposal Kabupaten Bengkalis, Kapten Laut (PM) Sunaryo, Pas Intel Lanal Dumai, Mayor Laut (P) Suryadi Permana, Pasmin Lok Lanal Dumai, Mayor Laut (P) Vidi Kurniawan, dan Kapten Laut (T) Rio. (man)

Editor:

Terkini

Terpopuler