KASN Setujui Hasil Assessment Eselon II Pemprov Riau

KASN Setujui Hasil Assessment Eselon II Pemprov Riau

RIAUMANDIRI.CO - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau telah menemui Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) guna membahs hasil assessment Pejabat Tinggi Pratama (eselon II). Dari pertemuan itu, KASN menyetujui hasil evaluasi yang dijalani oleh Pemprov melalui tim panitia seleksi (Pansel).

Sekdaprov Riau, SF Hariyanto mengatakan, pada prinsipinya dari pertemuan dengan KASN, tidak mempermasalahkan hasil assessment, walaupun ada beberapa administrasi yang kurang dan telah dilengkapi oleh panitia seleksi, serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Dijadwalkan, dalam minggu ini akan keluar hasil assesment tersebut.

“Ya dalam minggu ini dikeluarkan katanya (KASN, red). Kita sudah kesana, minggu ini keluar. Dengan KASN ya tidak ada masalah, sudah lengkap berkas. Ada yang perlu diklarifikasi, kita klarifikasi. Sudah lengkap semua tak ada masalah,” kata Sekda, Rabu (24/11).


Disinggung mengenai kapan akan dilaksanakan pelantikan bagi pejabat hasil evaluasi baik dari hasil assement maupun dari laporan masyarakat. Sekda mengatakan hasil dari KASN akan diserahkan terlebih dahulu ke Gubernur Riau sebagai pembina kepegawaian di Pemprov Riau.

“Belum tau (pelantikan red), kita rapatkan dululah dengan Gubernur. Tapi tunggu dululah hasilnya kita serahkan dulu ke Pak Gubernur, dari pak Gubernur apa perintahnya nanti kita rapat bersama Gubernur. Gubernur yang perintahkan,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Riau, Syamsuar, saat dikonfirmasi terkait dengan hasil evaluasi pejabat eselon II, masih menunggu hasil dari KASN. Dan ia belum mengetahui kapan KASN akan menyerahkan hasil assesment.

“Belum keluar hasilnya, jadwal pelantikan belum ada karena hasilnya belum ada,” kata Gubri.

Untuk diketahui, dari hasil assement dinilai dari hasil kerja dan pencapaian kerja yang dijalankan, amanah atau tidak. Bisa saja dari capaian realisasi kegiatan, penilaian loyalitas terhadap pimpinan atau ada pejabat yang tidak menjalankan kegiatan atau terlambat, termasuk menjalankan visi misi Gubernur.

Sebanyak 41 pejabat eselon II Pemprov Riau, dari 48 pejabat yang dilakukan evaluasi kinerja dan uji kompetensi bidang. Sedangkan 7 pejabat lainnya tidak dilakukan evaluasi kinerja. Pertama karena pejabatnya akan memasuki pensiun, yakni Kepala Disnaker Riau Jonli, Kepala Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Riau T Hidayati Effiza, Staf Ahli Gubernur Riau Indra Putrayana.

Kemudian ada 4 jabatan yang pejabatnya baru menjabat di bawah satu tahun, yakni Karo Pemerintahan Muhammad Firdaus, Kepala BPBD Riau Edy Afrizal, Kepala Dinas Sosial Riau Tengku Zul Effendi dan Kepala Dinas Perhunungan Riau Andi Yanto. Sedangkan 41 pejabat menjalani proses assessment di antaranya, Kepala BKD Riau Ikhwan Ridwan, Kadiskes Riau Mimi Yuliani Nazir, Kepala Disbud Riau Raja Yoserizal, Direktur RSJ Tampan Hasneli Juwita.

Kemudian, Karo Hukum dan HAM Elly Wardhani, Dinas Kelautan dan Perikanan Riau Herman M, Kepala Dinas Pustaka dan Asrip Riau Rahima Erna. Kadisdik Zul Ikram, Biro Pembangunan Ariadi, Kadisbun Zul Fadli, Kadis LHK Mamun Murod, Kepala BPKAD Indra. Kadis PUPR Taufik OH, Kadis ESDM Indra Agus, Inspektorat, dan Kadis Sosial.