Webinar Literasi Digital: Tren Pekerjaan dan Usaha di Dunia Digital

Webinar Literasi Digital: Tren Pekerjaan dan Usaha di Dunia Digital

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Kegiatan webinar literasi digital pada hari Jumat, 16 Juli 2021, pukul 14.00 WIB, dengan tema “Trend Pekerjaan dan Usaha di Dunia Digital” dibuka oleh moderator Rizki Al Yusra. Moderator membuka rangkaian kegiatan webinar ini dengan mengucap salam, berdoa dan membawakan tagline Salam Literasi Digital Indonesia Makin Cakap Digital. Moderator juga tidak lupa untuk mengingatkan para peserta untuk terus menjaga protokol kesehatan, mencuci tangan, memakai masker, dan menghindari kerumunan. Acara pertama dimulai dengan memutarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya.  

Kemudian, moderator mempersilahkan Dirjen Aptika KEMKOMINFO, bapak Samuel A. Pangerapan untuk memberikan sambutan. Kemudian, moderator memperkenalkan Key Opinion Leader yaitu @dellaaoktarina selaku Founder @sayadietkantongplastik, Activist, Kartini Millenial Award 2020, dan Cabin crew. Menurut beliau sangat penting untuk menjaga lingkungan dan menjaga lingkungan tersebut dapat dilakukan salah satunya dengan cara mengurangi pemakaian plastik dan menggantinya dengan kantong yang dapat di pakai berulang kali. Komunitas @sayadietkantongplastik selama masa pandemi ini memanfaatkan platform-platform media sosial untuk menyuarakan pentingnya menjaga lingkungan agar dapat lebih banyak mencakup masyarakat di Indonesia. Beliau berharap apa yang dilakukan dapat berdampak besar bagi kehidupan kita dimana small thing big impact.

Kemudian, moderator membacakan tata tertib dalam kegiatan webinar ini. Setelah itu, moderator memperkenalkan narasumber pertama, Dr. Anak Agung Sri Mahyuni, SE, M.Agb – Dosen Universitas Balidwipa. Menyampaikan materi tentang, Mari Berbahasa yang benar dan Beretika di Ruang Digital. Beliau menyampaikan cara penyampaian promosi yang baik, pentingnya menggunakan bahasa yang baik saat berjualan online, dan kegunaan aplikasi yang tepat dan terbaru secara rutin.


Pandemi Covid-19 menjadikan kegiatan yang sebelumnya dilakukan secara tatap muka namun sekarang harus dilakukan secara daring. Hal ini menjadikan munculnya trend baru dalam dunia kerja maupun dunia usaha, karena setiap individu perlu menguasai literasi digital yang merupakan kecakpaan penting untuk bisa beradaptasi di jaman yang penuh dengan informasi seperti sekarang ini.

Melalui literasi digital, masyarakat dapat memproses bebagai informasi, memahami pesan, dan dapat berkomunikasi efektif dengan orang lain dalam berbagai bentuk, seperti menciptakan, mengkomunikasikan, mengkolaborasi dan bagaimana teknologi harus digunakan agar efektif mencapai tujuan. Oleh karena itu, penggunaan bahasa yang benar dan beretika di ruang digital ini adalah suatu hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Ada beberapa strategi untuk menyampaikan promosi penjualan yang baik dan efektif, yaitu:

  • Membuat website atau toko online.

Ini adalah sebuah keharusan di era digital, dimana memiliki website ini ibarat seperti memiliki toko atau tempat bisnis tanpa harus mengeluarkan banyak biaya untuk menyewa dan emmikirkan lokasi strategis. 

  • Menggunakan sosial media.

Media sosial ini merupakan salah satu alat komunikasi dan strategi promosi produk barang maupun jasa untuk menjembatani antara pelaku bisnis dengan pembeli.

  • Membuat vlog.

Membuat iklan produk dalam tampilan audio visual menjadi tren baru saat ini dalam strategi promosi bisnis karena melalui video produk dapat ditampilkan secara lebih detail dari berbagai sisi.

  • Membuat iklan gratis.

Dalam situs iklan gratis biasanya para anggota bisa memilih komunitas maupun produk yang akan ditawarkan, mendafar dan menulis penawaran barang atau jasa tanpa harus mengeluarkan uang sedikitpun.

  • Memanfaatkan iklan mobil.

Dengan memanfaatkan media mobil, seperti menempelkan iklan di bagian depan, belakang, samping kanan kiri, kap mobil.

  • Personal selling.

Strategi ini dilakukan dengan cara menyampaikan informasi secara langsung kepada calon pelanggan agar merangsang niat langsung untuk membeli produk. Beberapa cara yang sering dilakukan adalah komunikasi melalui WhatsApp, Instagram, Messanger.

  • Brand ambassador / endorser.

Dengan semakin besarnya efek sosial media saat ini, penggunaan brand ambassador atau endorser untuk strategi marketing menjadi semakin besar. Endorser yang memiliki fanpage yang kuat biasanya sukses menjadi salah satu platform marketing untuk produk.

  • Menggunakan bahasa yang baik saat berjualan online.

Pemilihan Bahasa marketing yang akan digunakan dalam pemasaran bisnis online sangat penting diperthatikan. Kesalahan diksi akan memberikan persepsi yang berbeda sehingga pesan yang disampaikan tidak dapat diterima dengan baik oleh konsumen. Penggunaan kata-kata yang tepat akan sangat efektif menarik perhatian calon konsumen.

  • Pemilihan bahasa marketing, kata “Kamu atau Anda”. Penggunaan kata ANDA memberikan kesan yang sopan, professional dan interaktif sehingga sangat efektif untuk memulai komunikasi dengan konsumen. Namun beberapa pengusaha online justru menggunakan kata KAMU dalam berinteraksi dengan konsumennya, dimana dia ingin menciptakan kesan yang santai, akrab dan bersahabat.

  • Menggunakan istilah “Free” atau “Gratis”, kata ini memberikan kesan diskon besar, harga murah atau produk didapatkan secara cuma-cuma. Kata FREE atau GRATIS ini memang menjadi daya tarik paling powerfull agar konsumen membeli produk meskipun sebenarnya untuk mendapatkan produk gratisan ada syarat dan ketentuan yang diterapkan.

  • Menciptakan kesan up to date dengan kata “New”, kata-kata seperti NEW product, NEW technology, NEW spesifikasi akan membangkitkan rasa ingin tahu konsumen dan mereka berekspetasi tinggi terhadap produk tersebut, meskipun nyatanya tidak banyak perubahan atau peningkatan pada produk tersebut.

  • Menambahkan kata “Aman”, konsumen tidak hanya mempertimbangkan masalah harga saja, tetapi juga sangat concern dengan masalah yang terkait dengan keamanan. Rasa nyaman dan kepercayaan terhadap produk kita akan membangun loyalitas mereka terhadap produk yang digunakannya.

  • Meyakini dengan kata “Garansi”, memberikan garansi yang sesuai dengan mutu layanan kita akan menghilangkan keraguan konsumen. Agar tidak ada pihak yang dirugikan dalam hal ini, berikan informasi yang detail dan mudah dipahami terkait dengan prosedur pemberian garansi. Memberikan kesan bahwa kita bisa memberikan layanan yang baik akan membangun kepercayaan konsumen.

  • Menggunakan aplikasi yang tepat dan terbaru secara rutin.

  • Aplikasi bisnis online untuk merekam ide dan manajemen proyek: keep notes, one note, Trello, dll.

  • Aplikasi bisnis online untuk komunikasi professional: workplace, slack, ring central.

  • Aplikasi bisnis online untuk desain dan promosi: canva, vsco, inshot, dll.

  • Aplikasi bisnis online untuk kebutuhan finansial: moka pos, raja ongkir, pay pal.

Kemudian, setelah narasumber pertama menyampaikan materinya, moderator memperkenalkan narasumber kedua yaitu Ida Nyoman Heru, ST – Direktur Inmarco.ID. Menyampaikan materi mengenai, Tips dan Pentingnya Internet Sehat. Beliau menyampaikan internet sehat bagi pelaku usaha, tips berjualan online dengan sehat dan aman, tips berbisnis online dengan sehat di era New Normal.

Internet sehat adalah suatu program dari pemerintah Indonesia yang dicanangkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia (Kemenkominfo) dengan tujuan untuk mensosialisasikan penggunaan internet secara sehat dan aman melalui pembelajaran etika berinternet secara sehat dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. dengan regulasi, UU ITE, UU No. 25 Tahun 2009, dan Surat edaran kementerian komunikasi dan informatika no 5/Juli 2011.

Pemanfaatan internet telah mengubah pola hidup dan budaya manusia dalam belajar, bekerja, berkomunikasi, berbelanja dan aspek lainnya. Masyarakat harus memiliki prinsip dasar di dunia nyata yang juga berlaku di dunia maya. Penggunaan internet secara sehat dan aman perlu ditanamkan semenjak dini melalui pembelajaran etika berinternet secara sehat (cyber ethics). Hal ini perlu disampaikan untuk menghindari kebiasaan jelek di dunia nyata akan terbawa di dunia maya dan menimbulkan kembali efek negatif di dunia nyata.

Terdapat beberapa tips berbisnis online dengans ehat di era new normal, diantaranya adalah:

  • Cek kebutuhan pasar dan tentukan target

  • Bandingkan Harga Pasaran

  • Buat Akun Sosial Media

  • Cantumkan Kontak yang Dapat Dihubungi

  • Posting Produk Secara Konsisten

  • Lakukan Promosi yang Menarik

  • Minta Teman untuk Bantu Promosi

  • Konsisten dan Pantang Menyerah

  • Menggunakan Aplikasi Yang Tepat dan Terbarui Secara Rutin

Setelah itu, moderator beralih kepada narasumber ketiga yaitu Yayank lesmana – Chief Marketing Officer (CMO) Jomtri Innovation F&B. Menyampaikan materi mengenai, Tren Pekerjaan dan Usaha di Dunia Digital. Beliau menyampaikan bagaimana proses membangun bisnis, apa saja yang termasuk dalam sector potensial losers, dan sector potensial winners, dan bagaimana strategi marketing yang dapat dilakukan oleh pelaku usaha.

Kita harus giat membangun bisnis, ada hal yang harus kita korbankan dan ada hal yang harus kita tuju, berikut ada beberapa bisnis yang dapat dilakukan tanpa memiliki modal, yaitu:

  • Menekuni bisnis afiliasi, ini adalah dimana kita mengambil margin dari produk yang ingin dijual.

  • Menekuni bisnis dropship, ini adalah bisnis orang lain yang dapat kita anggap sebagai bisnis kita sendiri, dimana kita ambil produknya dan mengambil margin dari produknya lalu kita jual dengan nama usaha kita.

  • Menekuni konten digital, menjual jasa seperti desain feed ig, jasa influencer, dll

  • Mengajar atau edukasi online

  • Jasa membuat web dan aplikasi.

Pada tren digital, seluruh sektor bisnis dapat di promosikan melalui digital. Namun ada dua kategori dimana ada sektor potensial losers dan sektor potensial winners. Dalam sektor potensial losers terdapat sektor pariwisata, transportasi, otomotif, dan property yang selama pandemi ini kurang bisa mendapatkan profit sehingga dimasukkan kedalam kategori sektor potensial losers. Selanjutnya ada sektor potensial winners yaitu, farmasi dan alat Kesehatan, makanan dan minuman, telekomunikasi dan advertisement, jasa logistic, dan tekstil. Sektor potensial winners ini dilihat masih bisa menghasilkan profit yang tinggi berbeda dengan sektor potensial losers.

Dalam era digital ini sangat dibutuhkan sekali marketing yang bagus dengan cara memiliki team yang paham akan photograhphy dan videography ini berfungsi untuk menghasil foto atau video produk yang menarik sehingga konsumen tertarik untuk membeli produk yang kita jual, social media strategist, design grafis ini berfungsi untuk mendesain sosial media yang kita miliki agar terlihat lebih menarik, content creator ini berfungsi agar content dalam sosial media yang kita miliki lebih tertata dan menarik untuk dilihat, copywriter ini berfungsi untuk membuat caption yang akan terlihat lebih menarik sehingga konsumen tertarik untuk membeli produk yang kita jual, dan data analist agar saat kita ingin mengeksekusi suatu program, kita memiliki data yang tepat.

Kemudian, moderator mempersilahkan narasumber terakhir untuk menyampaikan materinya dari Muhammad David Hendra – Dosen Ilmu Komunikasi. Menjelaskan materi tentang, Budaya Digital. Beliau menyampaikan perubahan budaya digital, kuatnya advertising di era digital dan peluang advertising di era digital.

Adanya perubahan media massa dalam kaitan new media, yaitu:

  • Digitalisasi dan konvergensi media, terjadinya perubahan atau konvergensi media, contohnya koran menjadi media online seperti detik.com atau tribun news.

  • Interaksi dan konektivitas yang meningkat, peralihan dari 3G ke 4G.

  • Mobilitas dan delokasi pengirim dan penerima pesan. Saat wartawan dapat mengirim pesan dimana saja dan lebih efisien.

  • Adaptasi peran dari khalayak (audience), saat terlihat bahwa ketika adanya internet ini yang banyak peran ini adalah audience nya, berbeda dengan saat jaman belum adanya internet atau dunia digital.

  • Banyak munculnya getaway.

  • Terjadinya pemisahan Lembaga media. 

Komunikasi virtual dapat didefinisikan sebagai cara berkomunikasi dimana penyampaian dan penerimaan pesannya dilakukan dengan menggunakan internet atau cyberspace.  Pengembangan teknologi virtual ini terbagi menjadi dua, yaitu: virtual reality (VR) dan Augmented reality (AR). Tren digital ini akan terus naik, khususnya sosial media dalam pergerakan iklan, jadi kita tahu apa yang kita harus fokuskan saat kita memiliki suatu produk dan harus di pasarkan kepada siapa, dan dengan platform social media apa sehingga advertising kita akan tepat pada sasaran yang kita inginkan. Kita harus memahami algoritma sosial media ketika audience melihat sebuah Brand konten yang ditemui internet maka audience akan mencari tahu lebih lanjut.

Setelah sesi pemaparan materi selesai, moderator beralih ke sesi tanya jawab antara penanya dan narasumber. Ada beberapa penanya yang sudah terpilih dan berhak mendapatkan e-money sebesar Rp. 100.000,-

  1. Safry Andi memberikan pertanyaan kepada Dr. Anak Agung Sri Mahyuni, SE, M.Agb 

Q : bagaimana bahasa yang cocok untuk merangkul masyarakat agar tidak muncul paradigma buruk di terhadap kebijakan PPKM tersebut?

A : kita dapat menerimanya lebih lapang, namun kita tetap harus berkembang selalu dan jangan stagnan disitu saja, dimana kita harus memikirkan strategi apa yang bisa kita lakukan selama PPKM tersebut untuk tetap berpikir positif.

 

  1. Dian Oka Putra memberikan pertanyaan kepada Ida Nyoman Heru, ST

Q : Bagaimana menciptakan pasar dalam produk E-Commerce disaat kondisi seperti ini?

A : dalam kondisi pandemi ini, pertama kita harus melakukan adaptive dimana kita harus siap melakukan perubahan, salah satunya dengan menggunakan sosial media. Yang kedua adalah kita melakukan synergy, kita sebagai pelaku usaha yang baru kita harus melihat apa yang dibutuhkan oleh pasar. 

 

  1. Muhammad Hanif memberikan pertanyaan kepada Yayank lesmana

Q : tools marketing apa saja yang dapat meningkatkan awareness terhadap produk kita?

A : dapat mengoptimalkan sosial media yang sesuai dengan target pasar yang dituju, lalu membangun konten yang berhubungan dengan karakteristik pelanggan kita itu dapat meningkatkan brand awareness untuk produk kita.

 

  1. Rian Hidayat memberikan pertanyaan kepada Muhammad David Hendra

Q  : bagaimana kita memanfaatkan media sosial untuk memperlancar usaha UMKM kita dan bagaimana strategi yang mudah untuk memulainya?

A  : dapat mengidentifikasi terlebih dahulu target audience yang kita inginkan, lalu jika kita adalah pelaku usaha yang sekaligus menjadi orang yang mempromosikan produk yang kita miliki, contohnya membuat desain yang tidak ketinggalan jaman, atau kit acari aplikasi yang user friendly. Lalu, kita lihat media yang kita pakai itu apa dan kita lihat followers kita kira-kira akan sering melihat konten yang telah kita buat itu pada saat jam berapa.

Setelah sesi tanya jawab selesai, moderator kembali menyapa Key Opinion Leader, @dellaaoktarina, menurut beliau merasa sangat surprise dimana banyaknya perlombaan ide-ide kreatif pada saat ini. Seperti contoh saat kita memiliki UMKM dengan adanya teknologi digital lebih mempermudah kita, dimana jika kita tidak memiliki tempat untuk usaha UMKM, kita dapat alihkan dengan teknologi digital dengan berjualan lewat sosial media yang modal nya lebih kecil namun lebih praktis. Setiap orang ini memiliki passion, kemampuan, atau sesuatu yang ada di dalam diri kita. Kita harus lebih pintar untuk membaca peluang apa saja yang dapat kita lakukan. Seperti menjalani bisnis dengan modal yang tidak besar hanya dengan mengetahui pasar, memiliki ide, dan mengetahui passion kita. Jangan sampai kompetensi yang kita miliki tidak di kembangkan dengan baik.

 Kemudian, setelah rangkaian acara selesai, moderator memanggil kembali para penanya terpilih lainnya yang berhak mendapat e-money sebesar Rp. 100.000,-. Setelah itu moderator menutup webinar ini dengan mengucapkan salam, mengucapkan terima kasih dan tagline Salam Literasi Indonesia Cakap Digital.