Raih Penilaian Memuaskan, 31 Puskesmas di Kampar Jadi BLUD Januari 2021

Raih Penilaian Memuaskan, 31 Puskesmas di Kampar Jadi BLUD Januari 2021

RIAUMANDIRI.ID, BANGKINANG - Hasil memuaskan diraih 31 puskesmas di Kabupaten Kampar dalam Penilaian Penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PKK-BLUD) yang berlangsung Jumat-Sabtu (13-14 November 2020).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Dedy Sambudi, SKM, MKes menyebutkan dengan telah keluarnya hasil penilaian yang diumumkan langsung oleh Ketua tim penilai yang juga Sekda Kampar Yusri, maka puskesmas di Kampar akan menjadi BLUD Januari 2021 mendatang.

"Dengan keluarnya hasil penilaian yang memuaskan maka Insya Allah pengelolaan keuangan puskesmas se-Kabupaten Kampar menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Januari 2021 mendatang," ungkap Dedy.

Sementara itu, Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto yang diwakili Sekda Yusri saat mengumumkan hasil penilaian menyebutkan, bahwa Dinas Kesehatan patut diapresiasi setinggi-tingginya karena pretasi persiapan penerapan BLUD. Karena dengan BLUD Kerja Pemkab akan semakin ringan.

“BLUD adalah mimpi kita semua, Dinas Kesehatan adalah nadir, jika dinas ini bekerja dengan baik, masalah kesehatan masyarakat Kabupaten Kampar telah tertata, maka Pemkab tinggal memikirkan infrastruktur tanpa dibebani dengan faktor lain yang menghambat laju pembangunan di Kabupaten Kampar," ungkap Sekda dalam acara penilaian yang digelar di aula Rumah Dinas Bupati Kampar, Sabtu (14/11) malam.

Sekda juga mengingatkan, sebagai pelayanan publik untuk tidak alergi dengan pemeriksaan keuangan, karena negara yang maju selalu siap untuk diperiksa pengeluaran keuangan dan mengikuti prosedur, aturan, dan deregulasi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Tim Ahli dari Universitas Indonesia Pramana Purwasetya dalam sambutannya mengatakan bahwa Fisip Universitas Indonesia mengadakan penilaian pola pengelolaan keuangan BLUD, terutama kepada pelayanan Kesehatan yang ada di Kabupaten Kampar.

“BLUB adalah terobosan yang baik dan cerdas dalam pengelolaan laporan keuangan yang baik dan tertata, bekerjalah dengan inovasi yang baru, prestasi yang tidak biasa,” ujar Pramana

Dia juga mengungkapkan, tim juga membantu proses administrasi dan pengelolaan keuangan pelayanan publik, penilaian yang terdiri dari dokumen renstra, tata kelola dan dokumen laporan keuangan setiap instansi pelayanan Publik.

Hasil laporan keuangan layanan publik khususnya puskesmas, dokter dan pelayanan kesehatan di Kabupaten Kampar berhasil meraih prestasi terbaik, dengan hasil laporan keuangan pelayanan publik kesehatan di Kabupaten Kampar telah menerima sertifikat nasional dari Direktur Jenderal Keuangan Republik Indonesia.

Dalam acara tersebut juga diserahkan dokumen penilaian laporan keuangan kepada 3 Puskesmas terbaik, di antaranya Puskesmas Tapung II, Puskesmas Bangkinang Kota, dan Puskesmas Kuok.


Reporter: Ari Amrizal


Tags Kesehatan

Berita Lainnya