Wako Pekanbaru Tinjau Pembangunan Sukaramai Trade Centre

Wako Pekanbaru Tinjau Pembangunan Sukaramai Trade Centre

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, DR H Firdaus ST MT meninjau areal pembangunan Sukaramai Trade Centre (STC), Selasa (26/11) siang. Ia datang bersama Tim Percepatan Pembangunan STC.

Firdaus memulai peninjauan dari bagian depan bangunan bekas Plaza Sukaramai. Dia menyusuri areal pembangunan yang sudah tuntas dikerjakan oleh PT Makmur Papan Permata (MPP) itu.


Wako Pekanbaru Tinjau Pembangunan Sukaramai Trade Centre

Selain itu, Wako Firdaus bersama rombongan juga melihat langsung areal STC yang belum rampung. Ia mendapati para pekerja masih berupaya menuntaskan bagian demi bagian STC yang belum rampung pengerjaannya.

Firdaus mengingatkan Tim Percepatan Pembangunan STC dan PT MPP untuk menggesa pengerjaan. Ia memberi waktu hingga akhir tahun 2019 untuk menuntaskan pembangunan tersebut.

"Jadi manfaatkan waktu satu setengah bulan ini. Tim Percepatan dan PT MPP harus bisa memanfaatkan waktu yang pendek ini," ujar Wako Firdaus.

Dikatakan dia, STC nantinya bakal jadi pusat grosir. Kawasan ini jadi pusat perdagangan di Kota Pekanbaru.

Firdaus mengimbau agar PT MPP segera menggesa proses pembangunan STC. Apalagi saat ini hanya tinggal proses penuntasan.

"Kita lihat tinggal finishing cat dan juga kelistrikan di areal STC harus segera disiapkan," sebut dia.

Wako Firdaus bersama rombongan juga melihat langsung areal STC yang belum rampung

Pembangunan Plaza Sukaramai ini cukup memakan waktu yang lama sejak terbakar pada 8 Desember 2015 silam. Pasalnya, Plaza Sukaramai tersebut dibangun atas dasar kerja sama Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dengan pihak ketiga dalam hal ini Supermarket Ramayana.

Hasil penelitian pihak kepolisian, kebakaran di Plaza Sukaramai dinyatakan positif akibat kecelakaan murni.

Setelah hasil penelitian itu diumumkan pihak kepolisian, maka dilakukan proses pembangunan ulang. Pembahasan pembangunan Plaza Sukaramai ini butuh proses yang cukup panjang dan rumit, hingga hampir rampung seperti yang terlihat saat ini.

Diyakini, STC akan memiliki pusat perbelanjaan grosir dan eceran terbesar dan menjadi pusat perputaran uang di Pulau Sumatra.

Jika selesai, STC akan menampilkan wajah baru yang berbeda. Lantai dasar lama atau basement tetap menjadi pertokoan, namun akan ada sentuhan modern layoutnya. Di sana akan dilengkapi dengan fasilitas full AC, eskalator di setiap pojok, splinker, het detector, serta disfusser AC di setiap toko.

Selain lantai basement yang berubah, STC juga akan dilengkapi dengan keberadaan studio Bioskop XXI.

Lalu, di lantai 3 bersebelahan dengan anchort tenant Ramayana. Jumlahnya ada 4 room bioskop, dan bioskop ini akan terhubung langsung dengan gedung parkiran mobil. Di lantai yang sama juga ada foodcourtnya.

Kesan mewah nan berbeda juga tampak dari bagian depan gedung. Bagian depan akan dibuat kanopi yang terintegrasi dengan halte STC. Adapun tujuannya, agar hak para pejalan kaki di depan STC tidak terganggu. Serta akan dipasang videotron sebagai penunjuk jalan bagi pengguna bis kota.(ADV)