IWARA Taja Seminar Cegah Kanker Serviks Sejak Dini

IWARA Taja Seminar Cegah Kanker Serviks Sejak Dini

RIAUMANDIRI.CO, PANGKALAN KERINCI - Kanker serviks bisa menyerang wanita kapan saja tanpa memandang usia. Kanker yang paling sering dialami kaum hawa ini sebenarnya bisa disembuhkan total jika dideteksi sejak awal.

Ikatan Wanita Riau Andalan (IWARA) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) menggelar seminar tentang pencegahan kanker serviks kepada seluruh wanita di sekitar Riau Kompleks, Selasa (23/4/2019), Unigraha Hotel, Pangkalan Kerinci. 

Seminar bertajuk Wanita Sehat Tanpa Kanker ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para wanita terhadap penyakit yang disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV). 


Seminar ini diisi oleh narasumber yang berkompeten dari RS Awal Bros Pekanbaru di antaranya Dokter Kandungan, dr. Zaldy Zaini, SpOG dan Spesialis Onkologi Radiasi, dr. Arry Setyawan, Sp.Onk.Rad.

Spesialis onkologi radiasi, dr Arry Setyawan, Sp.Onk.Rad saat memberikan saran.

Dalam pemaparannya, dr Zaldy mengatakan salah satu deteksi awal pencegahan kanker serviks dengan melakukan pap smear dengan secara berkala.

"Alat tersebut bisa melihat dan mengenali aktifitas sel yang tidak normal, jadi kanker serviks bisa dicegah. Kemudian lakukan vaksinasi HPV agar tidak terjakit kanker serviks dikemudian hari," kata dr Zaldy.

Sementara itu, Ketua Umum IWARA RAPP, Azrina Rudi Fajar menyampaikan seminar ini untuk mengedukasi kaum wanita yang di bereda di Riau Kompleks. 

"Dengan adanya kegiatan seminar ini, para ibu-ibu di Riau Kompleks bisa lebih mengetahui tentang kanker serviks. Sehingga bila diketahui gejalanya atau sedang mengalami kanker serviks bisa segera melakukan pengobatan ke rumah sakit," ujarnya.

Perwakilan RS Awal Bros, Reny Lisanti berharap, melalui seminar itu dapat memberikan pemahaman, tentang bahaya kanker serviks sekaligus memberikan kesadaran akan pentingnya, menjaga kesehatan dini.

"Semoga dengan mencegah secara dini, melalui pola pencegahan yang baik dan pola hidup sehat bisa mengantisipasi risiko-risiko penyakit," harap Reny.



Tags Kesehatan