Politik

Kawal Suara Pemilu 2019, PKS Riau Bentuk Tim URC

Ketua Umum DPW PKS Riau Hendry Munief (2 dari kiri) saat menyampaikan keterangan pers di Markaz Dakwah PKS Riau, Jl Soekarno Hatta, Pekanbaru, Sabtu (20/4/2019). 

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Ketua Umum DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Riau, H Hendry Munief, mengatakan, untuk mengawal dan mengamankan hasil perolehan suara PKS di Pemilu 2019 di Riau, pihaknya membentuk Tim Unit Reaksi Cepat (URC).

"Tim URC yang terdiri dari tujuh orang tersebut akan melakukan patroli ke setiap PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan). Tim ini dibentuk mulai dari tingkat DPW, DPD seluruh Riau hingga ke tingkat kecamatan," kata Hendry saat peluncuran Tim URC di sela-sela perayaan Milad ke-21 PKS di Markaz Dakwah PKS Riau, Jl Soekarno Hatta, Pekanbaru, Sabtu (20/4/2019). 

Dalam Tim URC ini, katanya, juga terdapat kader yang berlatar belakang advokat dan kepanduan. 

Dikatakan Munief, jika ada temuan kecurangan terhadap suara PKS yang didapatkan oleh Tim URC, tim langsung menyampaikan laporannya ke nomor khusus: 0813-6534-6337.

"Pengawalan secara khusus ini perlu kita lakukan agar kecurangan tidak menimpa PKS dan proses rekapitulasi suara di PPK hingga KPU berjalan dengan jujur, lancar dan aman," ujarnya.

Hingga Sabtu (20/4/2019), PKS Riau telah berhasil membuat kejutan dengan meraih 21 persen suara pada Pemilu 2019.

Raihan suara yang bakal menggeser dominasi Partai Golkar di Bumi Lancang Kuning ini, menjadi kado istimewa bagi partai dakwah tersebut di Milad ke-21.

"Alhamdulillah, dari hasil rekap C1 asli yang dimiliki saksi PKS, hingga hari ini, PKS berhasil mendapatkan 21 persen suara di Provinsi Riau. C1 yang sudah kita rekap telah mencapai 60 persen lebih, yang berasal dari seluruh kabupaten dan kota," kata Ketua Umum DPW PKS Riau H Hendry Munief saat memberikan sambutan di acara Milad ke-21 PKS di Markaz Dakwah PKS Riau, Jl Soekarno Hatta, Pekanbaru, Sabtu (20/4/2019). 

Baca juga: Raih 21 Persen Suara di Riau, Kado Milad PKS ke-21

Dalam acara Milad yang dirayakan secara sederhana itu, juga tampak hadir Ketua MPW PKS Riau Tyas Indriato, Sekretaris Umum PKS Riau Junaidi Abdurraham, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada Yusriadi dan Ketua Bidang Humas Muhammad Sabarudi.

Dengan raihan 21 persen suara di Riau, Hendry memperkirakan PKS akan mendapatkan minimal 12 kursi di DPRD Riau. 

"Bisa jadi nanti setelah tuntasnya rekapan C1 secara keseluruhan, PKS berpotensi menempatkan 14-15 wakil di DPRD Riau," katanya.

Saat ini di DPRD Riau, partai kader tersebut hanya memiliki 3 kursi, yakni, Mansyur (Dapil Pekanbaru), Markarius Anwar (Dapil Siak-Pelalawan) dan Mira Roza (Dapil Bengkalis-Dumai-Meranti).

Sementara untuk kursi DPR RI, kata Hendry, PKS berhasil mendapatkan 5 kursi, yakni 3 dari Dapil Riau I (Pekanbaru, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Siak, Dumai, Bengkalis, Meranti), dan 2 kursi dari Dapil Riau II (Kampar, Pelalawan, Kuansing, Inhu, Inhil).

Untuk Dapil Riau I, tiga caleg PKS yang bakal lolos ke Senayan tersebut adalah, Hendry Munief, Chairul Anwar dan Indria Rita/Syafrudin Saan. Sedangkan dari Dapil Riau II, Syahrul Aidi Maazat dan R Ade Hasibuan.

Pada Pemilu kali ini, para caleg DPR RI di dua Dapil di Riau memperebutkan total 13 kursi (7 di Dapil Riau I dan 6 di Dapil Riau II).


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar