Ma'ruf Amin Masih Simpan Rasa Kecewa Dipaksa Lepas Jabatan Rais Aam PBNU

Ma'ruf Amin Masih Simpan Rasa Kecewa Dipaksa Lepas Jabatan Rais Aam PBNU

RIAUMANDIRI.CO, JAKARTA - Ma'ruf Amin telah melepas jabatannya sebagai Rais Aam Pengurus Besar (PBNU). Keputusan ini dibuat karena sesuai aturan, dia tidak diperkenankan rangkap jabatan ketika sudah ditetapkan sebagai calon wakil presiden (Cawapres).

Meski telah mundur sekitar 3 bulan, namun nyatanya Ma'ruf masih mengenang-ngenang ketika dia masih menjadi Rais Aam PBNU. Bahkan dia mengaku masih menyimpan penyesalan telah melepas jabatan tersebut. 

"Karena saya sebagai cawapres, terpaksa saya begitu, ditetapkan sebagai calon saya harus mengundurkan diri. Itu kekecewaan saya, tapi karena itu peraturan ya itu keharusan," ujar Ma'ruf di Rumah Situbondo Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/12/2018).


Ma'ruf menilai, menjadi Rais Aam merupakan jabatan mulia. Dia bisa menyumbangkan ilmu agamanya untuk umat. Hal itu yang membuat berat baginya menanggalkan jabatan tersebut.

"Saya menikmati jabatan saya sebagai Rais Aam PBNU. Saya bisa ceramah ke mana-mana sebagai Rais Aam membimbing ratusan juta umat dan membangun keumatan," imbuhnya.

Meski demikian, karena terbentur aturan maka Ma'ruf pun harus harus merelakan jabatannya sebagai Rais Aam. Pun demikian dengan jabatan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan dilepasnya pula apabila dia terpilih menjadi wakil presiden di Pilpres 2019.

"Itu aturan, saya harus pegang patuh tidak boleh menghindar, tidak boleh merekayasa karena kita harus patuh pada aturan. Itu catatan saya," pungkasnya.

Sebelumnya, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang mendeklarasikan diri mendukung pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Pemberian dukungan politik ini dilakukan di Rumah Situbondo Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/12).

Adanya dukungan tambahan ini disambut baik oleh Ma'ruf. Dia berharap dari deklarasi ini mampu mendongkrak elektabilitas pasangan 01.

"Saya sampaikan terima kasih kepada seluruh yang hadir (PCNU, Red) se-Kota Tangerang. Mudah-mudahan dukungan ini menambah elektabilitas kami," ujar Ma'ruf.