Suami Nekat Potong Kedua Tangan Istri yang Dicurigai Selingkuh

Suami Nekat Potong Kedua Tangan Istri yang Dicurigai Selingkuh

RIAUMANDIRI.CO, MOSKOW - Sadis! Seorang pria di Rusia nekat memotong kedua tangan istrinya setelah menuduhnya berselingkuh. Akibat aksi sadisnya itu, pria ini divonis 14 tahun penjara oleh pengadilan setempat.

Seperti dilansir AFP, Jumat (16/11/2018), pria bernama Dmitry Grachyov ini awalnya menculik istrinya sendiri, Margarita, pada Desember 2017. Penculikan dilakukan setelah dia mengantarkan kedua anaknya ke tempat penitipan anak. 

Grachyov kemudian membawa istrinya ke sebuah kawasan hutan di luar kota Moskow. Di lokasi itu, Grachyov memotong kedua tangan istrinya dengan sebuah kapak. Setelah melakukan aksi sadis ini, Grachyov membawa istrinya ke sebuah rumah sakit setempat lalu dia menyerahkan diri ke polisi. 


Dalam sidang putusan yang digelar di Sepukhov pada Kamis (15/11) waktu setempat, Grachyov dijatuhi vonis 14 tahun penjara. Kasus ini memicu kemarahan publik sehingga persidangannya digelar dengan pengamanan ketat. 

Juru bicara pengadilan setempat menyebut Grachyov juga diperintahkan membayar kompensasi sebesar 2 juta Ruble (Rp 435,7 juta) untuk kerugian moral korban. Hak asuh Grachyov untuk kedua anaknya juga dicabut oleh pengadilan.

Istri Grachyov, Margarita, ingin agar suaminya -- yang kini telah diceraikannya -- divonis penjara seumur hidup. "Tidak ada vonis yang bisa mengembalikan tangan saya. Saya harus hidup dengan kondisi ini seumur hidup saya," ucap Margarita, yang harus menjalani beberapa kali operasi.

Diungkapkan dalam persidangan bahwa Grachyov menyatakan keyakinannya bahwa sang istri sangat tidak setia terhadap dirinya dalam interogasi dengan polisi. Grachyov disebut merencanakan dengan hati-hati aksi sadisnya. Dia membeli kapak baru, turniket untuk menekan pendarahan, perban dan obat merah. Sang istri menyebut Grachyov tidak ingin dirinya mengalami pendarahan hingga tewas karena berharap mendapatkan vonis ringan. 

Dokter berhasil menyelamatkan salah satu tangan Margarita setelah menemukan potongannya di hutan. Dengan bantuan para pendukungnya, Margarita membeli sebuah peralatan prostetik modern yang mahal.