Solar dan Premium di SPBU Simpang Pulai Ukui Dikeluhkan Sering Kosong

Solar dan Premium di SPBU Simpang Pulai Ukui Dikeluhkan Sering Kosong

RIAUMANDIRI.CO, PELALAWAN - Penjualan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Simpang Pulai, Kecamatan Ukui, khususnya BBM jenis solar dan premium selalu habis sebelum sampai ketangan masyarakat. 

Ada indikasi permainan BBM oleh pemilik SPBU dengan perusahaan dan pedagang pengecer minyak premium.

Hal itu disampaikan Rinto, anggota DPRD Pelalawan asal Ukui, Senin (6/8/2018) di kantornya. Menurut dia, pangkalan SPBU tersebut terindikasi berbuat curang dengan melayani pembelian premium menggunakan jerigen dan pembelian solar dalam jumlah besar terhadap masyarakat yang dijual ke perusahaan.


"Bisa aja dijual kepada masyarakat yang tidak tepat sasaran. BBM itu kan dijual buat masyarakat, apa lagi BBM nya bersubsidi. Jadi, premium dijual kepada pedagang eceran, sementara solar dijual ke perusahaan. Bagus disegel saja SPBU itu kayak kemarin, karena tidak berpihak ke masyarakat," tegas Rinto.

Dijelaskan Rinto, sebelumnya SPBU Simpang Pulai ini juga pernah tertangkap dan disegel akibat kecurangannya pada tahun 2003 lalu. selain itu dirinya juga mendapat info bahwa masyarakat yang melakukan pengisian bahan bakar solar dan premium pada pagi hari sering kali kosong.

"Setiap pagi solar maupun premium selalu kandas. Padahal sore baru masuk ke SPBU, masak pagi sudah habis. Menurut informasi yang saya dengar, BBM itu ada yang beli menggunakan jeringan dan diangkut dengan mobil pick-up dengan jumlah banyak, dan BBM itu dibeli oleh pengusaha untuk disalurkan ke Teluk Meranti dan Bukit Kesuma. Untuk mengecek kebenarannya, agar pihak terkait bisa menelusuri praktik penjualan BBM di Simpang Pulau Kecamatan Ukui ini." ucap Rinto.

Reporter: Pendi