Riau

Budidayakan Ganggang, Pemkab Pelalawan Hadirkan Dua Ilmuan Asal Jepang

Pemkab Pelalawan Hadirkan Dua Ilmuan Asal Jepang dalam Focus Group Discussion peningkatan nilai ekonomi limbah cair kelapa sawit dan pengurangan emisi gas rumah kaca dengan budidaya ganggang
RIAUMANDIRI.CO, PELALAWAN - Pemerintah Kabupaten Pelalawan bekerjasama dengan Dewan Minyak Sawit Indonesia dan BPPT RI mengundang Toshihide Nakajima dan Prof. Makoto Watanabe yang keduanya merupakan ilmuan Jepang dari Tsukuba University Japan.
 
Mereka sengaja dihadirkan dalam Focus Group Discussion yang dihadiri oleh Bupati Pelalawan H.M Harris, Wabup H.Zardewan, Tokoh Masyarakat Pelalawan, Asosiasi Sawit, Perusahaan Sawit, BPPT RI, Kepala OPD, bertempat di Kampus Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan Kecamatan Langgam Kawasan Teknopark, Kamis (22/02).
 
Focus Group Discussion ini mengambil tema peningkatan nilai ekonomi limbah cair kelapa sawit dan pengurangan emisi gas rumah kaca dengan budidaya ganggang, dengan tujuan untuk mengurangi emisi karbon sehingga dapat membantu pengurangan pencemaran udara. Para peserta FGD terlihat sangat antusias mengikuti dialog interaktif bersama tenaga ahli dari Tsukuba University Japan.
 
Sebelumnya, Bupati Pelalawan H.M.Harris berharap pertemuan ini bisa memberikan dampak dan nilai lebih bagi perekonomian masyarakat, petani sawit yang modern, serta kedepan menghasilkan sumber daya masyarakat yang siap bersaing secara global sesuai dengan visi dan misi presiden Jokowi Dodo bersaing secara global menuju indonesia emas 2045.
 
Menurut Harris, 70 persen masyarakat Pelalawan bermata pencarian sebagai petani kelapa sawit, dan kegiatan ini sebagai komitmen Pemkab Pelalawan dengan menghadirkan teknopark, yakni akan mengembangkan usaha petani kelapa sawit terluas di Indonesia dengan total luas lahan 3700 hektare dengan enam zona pembangunan yang merupakan salah bentuk dukungan pihaknya dalam mewujudkan indonesia emas dan sumber daya manusia yang siap saing secara global. 
 
Bupati Pelalawan H.M.Harris bersama dengan Toshihide Nakajima dan Prof.Makoto Watanabe menyempatkan diri untuk mengunjungi dan melihat langsung pengolahan sawit dan tata kelola limbah cair dari Perusahaan PT. Mitra Sari Prima (MSP) dan PT. Mitra Unggul Pusaka (MUP) di Desa Segati.
 
Selainitu, perwakilan peserta, yakni perusahaan PT Pindad dan Rekayasa Enginering akan mewujudkan cita-cita dan komitmen dari BPPT RI, Pemkab Pelalawan dengan menghadirkan energi terbarukan pengolahan limbah cair sawit.
 
Reporter: Pendi
Editor: Nandra F Piliang


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Loading...

Tulis Komentar