Belum Dapat Laporan, OJK: Pencurian BRI Inhil Ada Unsur Kelalaian

Belum Dapat Laporan, OJK: Pencurian BRI Inhil Ada Unsur Kelalaian
RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Kasus pencurian uang di kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Kotabaru, Kabupaten Inhil yang terjadi kemarin (2/1/2018) diduga karena adanya unsur kelalaian dari internal bank. Oleh sebab itu, pihak perbankan harus melakukan tindakan tegas, apalagi uang yang dicuri tidaklah berjumlah kecil yakni mencapai Rp1.098.724.000. 
 
Demikian diungkapkan oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan Riau, Yusri, kepada wartawan, Rabu (3/1/2018) di Kantor OJK Pekanbaru. Menurutnya, kuat dugaan pencurian pada malam pergantian tahun baru 2018 tersebut karena ada unsur kelalaian dari internal bank. 
 
Dirinya menilai ada kejanggalan kenapa hal itu bisa terjadi, karena kantor bank tidak bisa ditinggal, dan pengamanan harus dijaga 24 jam. "Masa hari gini masih ada kebobolan, manajemen harus ambil tindakan," ujar Yusri. 
 
Dijelaskannya, kebobolan ini adalah kejahatan konvensional yang seharunsya tak terjadi lagi di bank sekelas BRI. Karena brankas bank merupakan suatu benda yang memiliki tingkat keamanan yang tinggi dan kuncinya tidak sembarangan orang bisa memegangnya. "Jadi baik kunci fisik maupun kunci rahasia, tidak sembarangan orang yang memegangnya. Dan harus ada orang-orang tertentu yang mengetahuinya untuk bisa membukanya," bebernya. 
 
Dikonfirmasi wartawan, hingga pagi tadi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau selaku lembaga pengawasan perbankan, masih belum menerima laporan dari pihak BRI secara resmi. Namun begitu, dirinya memastikan bahwa kasus yang terjadi sudah ditangani pihak kepolisian, dan saat ini sekuriti yang berinisial HRP sudah dalam penanganan polisi," jelasnya. 
 
Yusri juga memastikan, dalam penanganan kasus tersebut OJK akan melakukan mitigas risiko terhadap perbankan tersebut, dengan melihat sejauh mana kasus tersebut terjadi dan seperti apa kronologisnya. Di samping itu juga, seluruh uang yang hilang tidak akan membebani nasabah yang memercayakan uang mereka ke BRI. Karena itu adalah merupakan kerugian dari bank itu sendiri," tegasnya. 
 
Sementara itu, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari BRI terkait kasus raibnya uang Rp1 miliar dari Kantor BRI Unit Kotabaru. Pejabat di Kantor BRI Wilayah Riau memilih bungkam dan belum memberikan keterangan resmi saat didatangi awak media.
 
Reporter:  Renny Rahayu
Editor:  Rico Mardianto