Demokrat Riau Tetap Buka Penjaringan Cagubri, Ini Reaksi Achmad

Demokrat Riau Tetap Buka Penjaringan Cagubri, Ini Reaksi Achmad

RIAUMANDIRI.co, PEKANBARU - Kader yang juga mantan Ketua DPD Partai Demokrat Riau, Achmad, menampik isu yang menyebut proses penjaringan calon gubernur dan wakil gubernur Riau oleh partainya merupakan formalitas belaka. Melainkan, hal ini wujud proses demokrasi yang dijalankan Partai Demokrat sebagai salah satu partai politik di Indonesia.

Dibukanya proses penjaringan ini, kata mantan Bupati Rokan Hulu tersebut, sesuai instruksi DPP Demokrat.

"Ini kan instruksi dari DPP ke seluruh DPD di Indonesia yang melakukan Pemilihan Gubernur. Terutama 17 provinsi. Instruksi nasional bahwa harus melakukan penjaringan," ungkap Achmad kepada riaumandiri.co, Kamis (21/9/2017).

Selain itu, kata Achmad, proses penjaringan ini juga guna melihat jalannya proses demokrasi yang ada di Partai Demokrat, dengan tanpa meniadakan peran dan kontribusi kader.

"Bukan berarti penjaringan itu meniadakan kader, tidak. Tapi sampai sejauh mana demokrasi kita ini jalan. Dalam proses demokrasi, kita buka lah penjaringan baik sebagai calon gubernur maupun calon wakil gubernur," lanjut Achmad yang juga pernah menjabat Ketua DPC Demokrat Rokan Hulu itu.

Lebih lanjut Achmad mengatakan, proses penjaringan ini dilakukan untuk melihat seperti apa citra Partai Demokrat di tengah-tengah masyarakat. Dengan banyaknya yang mendaftar, itu artinya Partai Demokrat masih dicintai masyarakat.

Kendati begitu, Achmad meyakini, dalam proses penjaringan ini Partai Demokrat akan memilih kader internal sebagai calon Gubernur Riau untuk bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2018 mendatang.

"Kita beri kesempatan kader internal dan eksternal. Di dalam keputusan tetap mendahulukan kader, tapi proses demokrasi kita jalankan," sebutnya.

Dalam kesempatan itu, Achmad optimis Partai Demokrat akan mengusungnya. Keyakinannya itu bukan tanpa alasan. Sebab, salah satu hasil Musyawarah Daerah IV Partai Demorat Riau beberapa waktu lalu mengatakan memberi dukungan kepadanya untuk maju sebagai calon gubernur Riau dari partai berlambang mercy ini.

Dukungan itu, sebutnya, berasal dari Ketua DPD Demokrat Riau terpilih, Asri Auzar, dan 11 DPC Demokrat Kabupaten/Kota se-Riau, dan disaksikan Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan & Kaderisasi DPP Partai Demokrat, Pramono Edhie Wibowo.

"Kita sudah mendapat dukungan penuh hasil Musda IV Partai Demokrat Riau. Itu hanya satu merekomendasikan untuk calon gubernur, yang namanya Achmad. Dari Ketua DPD terpilih ditambah 11 DPC kabupaten/kota se-Riau, minus Pekanbaru. Mendukung penuh, tak ada duanya," ujar Achmad.

"Mreka itu bukan hanya sebatas menyatakan pernyataan, tapi sampai memenangkan Achmad untuk menjadi Gubernur Riau 2019-2024. Itu hasil Musda, resmi. Itu ditandatangani di depan DPP. Ketua BPOKK Pusat. Pak Edhie (Pramono Edhie Wibowo, red)," tutup Achmad. ***
 


Reporter  :  Dodi Ferdian
Editor        :  Mohd Moralis