Ekonomi

Deputi Gubernur Senior BI Beri Kuliah Umum di Fisip UR

Deputi Senior BI, Mirza didampingi Kepala Perwakilan BI Riau, Siti Astiyah, dalam acara kuliah umum di Fisip UR (Foto: RMC/Anie)
PEKANBARU (RIAUMANDIRI.co) - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Mirza Adityaswara mengharapkan agar semua kalangan mahasiswa, dosen dan seluruh civitas akademisi bisa memahami peran bank sentral sebagai penjaga stabilitas keuangan. 
 
Hal ini disampaikannya dalam acara Kuliah Umum yang digelar di Gedung Sutan Balia Fisip Universitas Riau, Jumat (9/6). 
 
Kegiatan tersebut dalam memperingati hari ulang tahu BI ke 64, dengan tema yang diusung pada HUT kali ini "Peran strategis BI dalam menjaga stabilitas nilai rupiah dan perkembangan ekonomi yang berkelanjutan". 
 
"BI dengan kampus memang bersahabat. Saat ini ada 70 universitas di seluruh Indonesia yang bekerjasama," ujar Mirza.
 
Dijelaskannya sebagai generasi muda penerus bangsa mahasiswa dan civitas kampus wajib mengetahui kebijakan-kebijakan yang diterbitkan BI untuk generasi muda khususnya yang berkecimpung di sektor ekonomi, belajar ilmu ekonomi, sosial politik dan hukum.
 
"BI tiap waktu bisa menurunkan dan menaikkan suku bunga, kebijakan Giro Wajib Minimum, menerbitkan mata uang, mengedarkannya, dan sebagainya dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi," tuturnya.
 
Dengan harapan, katanya, hasil yang didapat dari hubungan baik dan pelatihan ini maka generasi muda mampu memahami peran bank sentral sehingga saat mereka terjun dan terlibat di dunia bisnis kebijakan ini akan mendapat dukungan yang baik dan maksimal dari anak bangsa.
 
Ia juga menjelaskan selama ini dalam kurun waktu tiga tahun terakhir BI selalu memberikan pelatihan dan pengajaran bagi para mahasiwa dan dosen di seluruh kampus.
 
"Kami selalu ada pelatihan di kampus-kampus, baik mahasiswa dan dosen. Saat ini ada 70 universitas seluruh Indonesia yang dilatih biasanya setahun dua kali. Ada juga beasiswa di setiap provinsi," tegasnya.
 
Bahkan BI siap, katanya, jikalau dibutuhkan di suatu universitas mau membuka mata kuliah bank sentral untuk melatih para dosennya.
 
"Karena BI tidak mungkin bisa menjangkau dan mengajar ke semua tempat," tambahnya.
 
Dalam paparannya Deputi menceritakan banyak hal tugas BI,  bagaimana kondisi hutang negara, kebijakan suku bunga kaitannya dengan inflasi dan sebagainya.
 
Pada kesempatan itu, BI Provinsi Riau juga memberikan secara simbolik beasiswa bagi mahasiswa UR, demikian juga bantuan untuk perpustakaannya.
 
Baca juga di Koran Haluan Riau edisi 10 Juni 2017
 
Reporter: Renny Rahayu
Editor: Nandra F Piliang


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar