Bekal Purna Napi

Lapas Bangun Program Ternak Ayam dan Itik

Lapas Bangun Program Ternak Ayam dan Itik
PASIR PENGARAIAN (riaumandiri.co) - Kabar gembira bagi nara pidana (napi) yang sedang menjalani sisa masa tahanan di Lembaga Pemasyarakat (LP) kelas II Pasir Pengaraian. 
 
LP itu memprogramkan akan membekali ilmu pengetahuan beternak ayam dan itik petelor bagi warga yang sedang menjalani hukuman tersebut. 
 
Hal itu terungkap,  dalam acara penyuluhan dan pelatihan yang dilaksanakan di Lapas Kelas II Pasir Pengaraian oleh sejumlah petugas dari Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (15/3).
 
Menurut Kalapas Pasir Pengaraian, Lukman, yang ditemui Haluan Riau, usai acara menjelaskan, penyuluhan yang dilakukan Dinas Peternakan dan Perkebunan Rohul, itu dilakukan dalam rangka menyukseskan program ternak ayam dan itik petelor yang telah dicanangkan di Lapas Kelas II Pasir Pengaraian, dengan melibatkan para napi.
 
“Dalam penyuluhan, petugas Dinas Peternakan dan Perkebunan menjelaskan tentang tata cara beternak ayam dan itik, sistim meningkatkan produksi, atau tata cara lainnya tentang pemeliharaan ayam dan itik petelor. Karena sesuai rencana, dalam waktu dekat akan diadakan sebanyak 500 ekor ayam dan 500 ekor itik petelor,” terangnya.
 
Menurut Lukman, program ternak ayam dan itik ini dicanangkan di lapas Kelas II Pasir Pengaraian bertujuan untuk menambah ilmu pengetahuan para napi, sebagai bekal mereka usai menjalani sisa masa tahanan. Artinya, sekembalinya di tengah masyarakat para napi tidak lagi menjadi beban keluarga karena sudah memiliki ilmu tentang usaha ternak.
 
“Motto dari program ini, Membangun Manusia Man diri Untuk Menuju Masa Produktif. Artinya, para napi ini dibekali dengan ilmu pengetahuan usaha. Sehingga sekembalinya di tengah masyarakat mereka punya bekal hidup,” terangnya.
 
Dalam program ini, lanjut Lukman, pihaknya akan melibatkan napi yang memiliki minat dan bakat dalam usaha ternak ayam. “Kandang ayam dan itik ini di luar (dalam pagar beton diluar sel tahanan) Jadi, napi yang dilibatkan khusus yang memiliki niat dan bakat saja. Mudah-mudahan, program yang ini membantu mereka sekembalinya ke tengah masyarakat,” harapnya. (gus)