Bupati Bintan Ingin Jong Race Jadi Event Permanen

Bupati Bintan Ingin Jong Race Jadi Event Permanen
BINTAN (riaumandiri.co)–Bupati Bintan Apri Sujadi menginginkan Jong Race Utara menjadi event permanen. Maka itu, jong race siap diusulkan terinput dalam kalender tetap pariwisata Bintan.
 
Keinginan itu disampaikan Apri pada perhelatan jong race utara yang kembali digelar di Kecamatan Teluk Bintan, Kampung Keter Mansur, Tembeling Sabtu-Minggu, 4-5 Februari.
 
Kenapa kita inginkan begitu, karena penyelenggaraan event ini makin ramai, tak hanya di sini (Keter Mansur), beberapa pekan sebelumnya di Teluk Bakau juga diadakan event ini,”kata Apri.
 
Jong Race Utara Kecamatan Teluk Bintan diikuti 250 peserta. Mereka datang dari sejumlah daerah. Perahu mini jong yang ditampilkan peserta kian bervariasi. Ada yang menampilkan paduan warna layar. Sebagian lain menonjolkan bentuk unik jong. “Sebagian lagi menonjolkan keindahan layar dan perahu jong,”kata Adi, salah satu peserta.
 
Menurut Apri, varian unik unik yang ditampilkan itu menandakan jong race yang digelar makin dipandang sebagai event berpengaruh. Jika itu berkelanjutan, status event jong race bisa dikhususkan dalam event sport bernuansa budaya.
 
Dalam rangka itu, keinginan menganggendakan Jong Race festival sebagai event permanet akan dikemas dalam konsep Bupati Cup. Sejauh ini, bupati cup baru mengakomodir turnamanent sepak bola. Demi mengakomodir jong race juga dalam kalender tetap pariwisata, program bupati cup dinilai pas untuk menggalakan itu.
 
Panitia Jong Race Utara festival Teluk Bintan menyampaikan, dari segi kuantitas, event kali ini meningkat. Selama 2 hari penyelenggaraan, mampu mendatangkan 250 peserta. Penonton pun tak kalah banyak.
 
Festival terbagi dua kelas, kelas A untuk jong besar dan kelas B untuk jong kecil. Mereka bersaing memperebutkan hadiah puluhan juta.
 
Salah satu pengunjung festival, Michael asal Perancis, menyatakan, dia tertarik dengan event itu. Event itu unik kata dia, jarang dia lihat. Menurutnya, jong race menggambarkan pemahaman maritim masyarakat pesisir. “Sejauh aku melihat begitu.(btc)