Mobil Pintar Otonom Google Kembali Kecelakaan

Mobil Pintar Otonom Google Kembali Kecelakaan

JAKARTA(RIAUMANDIRI.co) - Mobil pintar otonom Google kembali alami kecelakaan fatal yang membuat sang operator dibawa ke rumah sakit.

Melalui laporan bulanan perusahaan yang baru dirilis, Google menyatakan bahwa salah satu mobil pintar otonomnya mengalami tabrakan dengan mobil konvensional pada bulan September kemarin.

Google mengakui bahwa tabrakan tersebut "sangat parah" sehingga operator manusia di dalam mobil harus dilarikan ke rumah sakit. Dari laporan tersebut disebutkan bahwa pihak mobil konvensional menjadi yang bersalah dalam kecelakaan tersebut.

Namun masih tidak ada penjelasan secara rinci proses tabrakan yang menimpa mobil pintar Google tersebut. Pun begitu dengan penyebab utama atau hal-hal yang sebetulnya bisa dihindari mobil Google.

Yang jelas, operator manusia mobil pintar Google langsung dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan secara medis. Untungnya tidak ada cedera parah akibat kecelakaan.

Dari sejumlah foto yang tersebar di Twitter, mobil pintar otonom Google mengalami kerusakaan di bagian samping kanan. Mobil otonom tanpa kendali sopir atau self-driving memang sedang menjadi tren anyar di dunia teknologi otomotif.

Sejumlah pemain besar seperti Tesla, Ford, hingga layanan Uber berharap mobil pintar otonom bisa melaju secara bebas di jalan raya dan digunakan oleh konsumen dalam kurun waktu beberapa tahun ke depan.

Namun hal ini masih harus terus dibuktikan dari segi keamanan dan keselamatan penumpang. Kecelakaan yang dialami Google bukan yang pertama.

Selain pernah mengalami kecelakaan pada 2015, Tesla juga dilanda masalah fitur auto-pilot yang menyebabkan sejumlah kecelakaan di jalan raya.

Malah belum lama ini, taksi tanpa sopir Uber mengalami kecelakaan pertama kali setelah dua pekan beroperasi di Pittsburgh, Amerika Serikat. (cnn/ivn)