Pilkada Kota Pekanbaru

SBY Alihkan Dukungan

SBY Alihkan Dukungan

PEKANBARU (RIAUMANDIRI.co) - Usai gagal maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Pekanbaru, Sahabat Bang Yusfar (SBY) memastikan untuk mengalihkan dukungan ke salah satu pasangan calon (paslon) yang sudah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Keterangan ini disampaikan Yusfar, Minggu (25/9). Dikatakannya, dukungan ke salah satu paslon tersebut kini tengah diseleksi tim SBY, di antaranya berisikan dari Ikatan Putera Pekanbaru (IPP), tokoh masyarakat, pemuda, dan berbagai unsur.

"Tiga pasangan calon yang sudah mendaftar ini sudah mulai kita godok, salah satu pertimbangan kita ada memiliki tekad bulat untuk mengembalikan jati diri Kota Pekanbaru sebagai Kota Bertuah. Insyaallah mengenai dukungan dari SBY, kita umumkan setelah penetapan paslon oleh KPU Pekanbaru," sebutnya.


Yusfar yang juga Ketua Umum IPP mengakui, pasca dirinya tidak jadi maju di Pilkada Kota Pekanbaru, ada dua calon walikota yang telah menghubunginya, yakni Ramli Walid (RW), dan Dastrayani Bibra (Ide). Meski begitu tambahnya, dirinya belum bisa memutuskan untuk mendukung, karena tim masih bekerja.

"Keputusannya bukan dari saya, timlah yang merumuskan pertimbangan-pertimbangan untuk mendukung siapa pada Februari 2017. Rencana saya maju di Pilkada Pekanbaru kan didukung IPP, tokoh masyarakat, pemuda,

dan komponen masyarakat dari berbagai unsur, jadi saya serahkan semuanya kepada mereka. Jika itu final, barulah kita umumkan ke publik," terang ASN di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Riau ini.

Dalam kesempatan itu, Yusfar mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya maju di pilkada Kota Pekanbaru. Selain itu permohonan maaf juga disampaikannya karena tidak bisa bertarung dalam pilkada ini.

"Mungkin Allah SWT sudah merencanakan lain. Manusia yang berencana dan berikhitiar, tetapi Allah SWT jualah yang punya kuasa. Saya ucapkan terima kasih kepada IPP, tokoh masyarakat, pemuda, dan komponen masyarakat Kota Pekanbaru atas dukungan selama ini. Mudah-mudahan ini menjadi pelajaran ke depan," tutur Yusfar.(ril)