Politika

Kordias: Hanura dan PPP Saling Klaim Silahkan

Kordias Pasaribu, Ketua DPD Riau PDI Perjuangan (dok. RMC)
PEKANBARU (RIAUMANDIRI.co) - Peta politik penetapan bakal Calon Walikota Pekanbaru yang akan diusung dari tiga partai besar, yakni PDI Perjuangan, Hanura dan PPP, kian memanas. Pasalnya, Hanura dan PPP, masing-masing mengklaim telah menetapkan calon yang akan diusung, dan sudah berkoalisi dengan PDI Perjuangan.
 
Sementara itu, PDI Perjuangan membantah telah menetapkan pasangan calon yang akan diusung. Seperti yang disampaikan Ketua DPD Riau PDI Perjuangan, Kordias Pasaribu. Ia dengan tegas mengatakan, PDI Perjuangan belum ada menyatakan pasangan calon yang akan didukung, karena masih menunggu surat resmi dari DPP PDIP.
 
"Begini saja, besok saja kami umumkan karena SK-nya baru kami terima besok. Jika ada partai yang lain mengklaim yah silahkan saja biasa itu," ujar Kordias, saat dihubungi Riaumandiri.co, Senin (19/9/2016).
 
Menurut anggota DPRD Riau ini, jika PPP dan Hanura sama-sama mengklaim mempunyai pasangan yang berbeda, tentu tidak akan mungkin jadi dipasangkan. Sementara pihaknya sudah mempunyai keputusan dari DPP sendiri.
 
Sedangkan PPP mengklaim mempunyai pasangan sendiri, yakni Dastrayani Bibra-Said Usman, dan Hanura juga punya jagoannya sendiri, Dwi Agus Sumarno-David Khalid.
Baca Juga: 
"Tak mungkinlah dua-duanya dicalonkan, pasti satu. Tapi bisa saja ketiganya bersatu mencalonkan satu pasang. Besoklah kita umumkan dan serentak didaftarkan ke KPU tanggal 21," tegas politis Partai PDI Perjuangan ini.
 
Disinggung mengapa PDI Perjuangan tidak mendukung kader sendiri, Kordias mengatakan, bahwa calon yang diusung oleh partainya akan menjadi kader PDIP.
 
"Yang kami usung itu wajib nanti menjadi kader PDIP. Nah dari sini kan sudah terbaca siapa yang kami usung," tutupnya. (nur)
 
Selengkapnya di Koran Haluan Riau edisi 20 September 2016
 
Editor: Nandra F Piliang


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar