Belum Setahun

Aspal Jalan Keritang Kembali Rusak

Aspal Jalan Keritang Kembali Rusak

TEMBILAHAN (riaumandiri.co)- Belum genap satu tahun di aspal, kondisi Jalan Kota Baru, Kecamatan Keritang-Selensen Kecamatan Kemuning, Inderagiri Hilir, mulai mengalami kerusakan. Anggota DPRD Riau dari Dapil Inhil tampak kecewa dengan hal tersebut.


"Tentu kita kecewa dengan kerusakan jalan itu, belum genap satu tahun, sudah rusak. Terutama di daerah perbatasan Desa Air Baluih dengan Kemuning Tua Dusun Penangkilan Kecamatan Kemuning," kata Musyaffak Asikin, anggota DPRD Riau dari Dapil Inhil, Rabu (27/7).


Politisi PAN ini lantas mempertanyakan kinerja PT Artakindo Perkasa selaku kontraktor yang mengerjakan proyek jalan tersebut. Apalagi rusaknya jalan tersebut setelah masa pemeliharaannya selesai. "Dalam aturannya itu kan, masa pemeliharaan jalan itu enam bulan setelah pengerjaan jalan selesai dilakukan. Hari ini, masa pemeliharaan itu sudah berakhir. Inilah contoh pekerjaan yang tidak berkualitas, pengerjaannya asal-asalan," ungkap wakil ketua Komisi C DPRD Riau ini.



Kemudian ia menjelaskan, proyek jalan tersebut menggunakan APBD Riau tahun 2015 sebesar Rp31,9 miliar dengan nama program, Peningkatan Jalan Kota Baru Kecamatan Keritang- Selensen Kecamatan Kemuning.


"Selain pengaspalan, ada juga penimbunan. Nah, khusus penimbunan ini, penyakitnya tu kalau musim panas begini, maka banyak debu yang sangat mengganggu masyarakat yang akan melewati jalan itu. Ini perlu dicarikan solusinya juga," sebutnya.


Guna mengatasi persoalan ini, ia berharap Komisi D DPRD Riau selaku membidangi infrastruktur jalan agar bisa menyelesaikan persoalan ini dan melakukan kunjungan kerja untuk melihat langsung kondisi jalan yang dimaksud.


"Dinas terkait saya minta untuk menindaklanjuti persoalan ini. Jika ini tidak selesai, atas nama masyarakat sana, saya akan laporkan persoalan ini ke penegak hukum," tutupnya. (rtc/aag)