BMKG Ingatkan

Ancaman Kebakaran Hutan di Batam

Ancaman Kebakaran Hutan di Batam

Batam (riaumandiri.co)- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika  Hang Nadim Batam mengingatkan potensi kebakaran lahan dan hutan yang meningkat akibat panas yang berkepanjangan sejak beberapa pekan terakhir.

"Cuaca panas masih akan terus terjadi di Batam. Hal ini bisamemicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan," kata Kepala BMKG Hang Nadim Batam Philip Mustamu di Batam, Rabu (30/3).

Ia mengatakan, suhu panas di Kota Batam dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir menyentuh angka 33 derajat celcius. Ditambah dengan tiupan angin kencang sehingga potensi kebakaran bisa terjadi.

"Kondisi seperti ini jika terus maka potensi terjadinya kebakaran hutan bisa meningkat. Karena potensi hujan di Batam masih sangat minim," kata dia.

Umumnya kelembaban udara pada seluruh wilayah Kepri masih sangat rendah. Hal tersebut mengkibatkan potensi pembentukan awan yang bisa menjadi hujan di Batam dan sekitarnya sangat rendah.

Di Batam, kebakaran lahan sudah beberapa kali terjadi karena kondisi rumput dan semak-semak sudah mulai mengering akibat sekian lama tidak terjadi hujan dalam intensitas tinggi.

"Untuk wilayah lain di Kepri seperti Natuna dan Karimun juga sudah terjadi kebakaran. Kondisinya hampir serupa yang terjadi di Batam saat ini," kata Philip.

Ia mengimbau, masyarakat tidak sembarangan melakukan pembakaran sampah dan daun-daun kering ditempat terbuka, karena berpotensi meluas dan mengakibatkan kebakaran lebih besar.

Philip juga meminta masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan karena sekecil apapun api dari rokok tersebut bisa menyulut kebakaran pada lahan yang sudah mengering.

"Kegiatan diluar rungan sekecil apapun yang bisa memicu kebakaran harus dihindari. Jangan sampai kabiasaan-kebiasaan membakar sampah berdampak pada kebkaran yang lebih besar," kata dia. (Ant/ivi)