Nasib Seorang THL

Belum Gajian, Istri Dipulangkan

Ilustrasi

PEKANBARU (riaumandiri.co)-Sungguh miris nasib seorang Tenaga Harian Lepas dari Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru, hanya gara-gara APBD Kota Pekanbaru belum dapat dicairkan, keluarga pun menanggungkan.

"Terpaksa istri saya antar pulang ke kampung. Sampai saat ini, saya belum menerima honor selama dua bulan, selaku tenaga harian lepas (THL) di Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru," ujar seorang THL yang meminta namanya dirahasiakan, pada wartawan Selasa (1/3).

Belum keluarnya honor yang harusnya sudah diterima dua bulan itu, membuat sejumlah THL harus pandai mensiasati keuangan.

Bahkan pinjam sana-sini untuk memenuhi tuntutan kehidupan. "Saya selaku THL, untuk biaya hidup seperti biaya makan sehari-hari, terpaksa saya makan apa adanya, seperti Indomie, kadang saya numpang makan di rumah teman," ujarnya.

Jadi kata THL yang juga staf di salah satu Fraksi Kantor DPRD Kota ini, dengan kondisi ini, dirinya berharap agar kondisi ini tidak belarut-larut. "Bagaimana saya harus memberikan nafkah kepada istri saya. Maka dari itu, dengan belum keluarnya honor ini, terpaksa saya membawa istri saya ke kampung halaman," ujarnya.

Biasanya kata pria asal Kampar ini, pembayaran honor lancar saja, namun awal tahun 2016 ini, belum sekalipun menerima honor.

 "Memang setiap bulannya saya menerima honor sebesar Rp 1,8 juta.  Uang senilai itu juga hanya pas-pasan, untuk hidup penunjang kebutuhan keluarga. Seperti untuk sewa rumah serta biaya hidup lainnya. "keluhnya.

Jika kondisi ini masih seperti ini juga, maka jalan keluarnya kata honorer yang telah bekerja 2 tahun ini, mengaku belum tahu apa yang akan dilakukan.

 "Jika keluar honor itu, awal maret ini, terpaksa meminjam uang kesana sini untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Anak dan istri terpaksa harus di kampung dulu," akunya (ben).


[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar