Rio Haryanto Masih Cari Sponsor

Rio Haryanto Masih Cari Sponsor

JAKARTA (riaumandiri.co)-Kiprah Rio Heryanto di ajang balap paling bergengsi di dunia, F1, belum sepenuhnya berjalan mulus. Pasalnya, manajemen Rio masih terus berupaya mencari sponsor untuk menutupi kekurangan dana kontrak dengan tim Manor Racing.

Ibunda Rio, Indah Pennywati, mengaku belum bertemu sponsor yang cocok. "Sampai saat ini saya masih usaha untuk mendapatkan

Rio Haryanto
sponsor dan mem-follow up kembali soal pendanaan," ujarnya, Minggu (28/2).

Indah mengatakan, sebenarnya sudah banyak tawaran bantuan dana yang diterima pihaknya. Sayangnya, semua itu harus lepas karena terbentur masalah branding. Bantuan dari sejumlah perusahaan yang ditawarkan ternyata tidak sepadan dengan bayaran untuk melakukan branding.

"Masalahnya untuk branding itu sulit. Kalau umpamanya mereka bantu sekian misalnya, tanpa harus memasukkan logo, mungkin saja bisa dan mungkin saya sudah mendapatkan (dananya). Tapi yang diminta branding, padahal branding itu biasanya satu paket dan minimum 2 juta euro," ungkap Indah.

Hal inilah yang akhirnya membuat Rio kesulitan mendapatkan sponsor. Padahal menurut Indah, nilai 2 juta euro itu sudah lumayan murah. Pasalnya, logo sponsor tidak hanya masuk ke website, mobil dan pakaian tim saja. Tetapi dengan tampilnya Rio di semua seri F1, angka itu sudah setimpal dengan tawaran yang diberikan.

"Tapi selama ini yang ditawarkan selalu di bawah angka itu. Space di mobilnya Manor sendiri sebenarnya juga terbatas. Makanya Manor hanya memberi space beberapa saja. Mungkin tiga-empat perusahaan saja sudah banyak," tambahnya.

Rio sendiri akhirnya bisa masuk ke F1 karena inisiatif dari keluarga yang meminjam uang sebesar 3 juta euro kepada bank. Sementara sisanya uang muka lainnya ditambah dari Pertamina sebesar 5 juta euro. Kendati baru 2,25 juta euro yang dibayarkan kepada Manor, dan sisanya 2,75 juta euro baru dibayarkan setelah Rio tampil di tiga seri F1.

Ketika ditanya terkait komitmen BUMN lainnya serta pengusaha yang sudah kadung bicara akan membantu Rio, Indah mengaku sejauh ini belum ada yang pasti.

"BUMN? Walah itu malah belum jelas dari awal. Kalau pengusaha-pengusaha? Saya juga tidak mengerti, sepertinya tidak jadi," ujar Indah.

"Selasa pekan depan manajemen akan meeting. Mungkin nanti saya akan minta bantuan Menpora dan IMI," katanya.


Dari Barcelona, Direktur Olahraga Manor Racing, Dave Ryan, menyebut "kesalahan" yang dilakukan Rio Haryanto, saat latihan beberapa hari lalu, merupakan yang hal biasa terjadi pada seorang rookie (pendatang baru, red).

Rio melakoni inisiasi selaku pebalap F1 musim 2016 dengan mengalami kecelakaan saat mobilnya melintir. Namun, Ryan menyebutnya sebagai kesalahan yang wajar saat pebalapnya tersebut tengah berusaha mencapai kecepatan layak.

"Saya kira, seperti itulah yang terjadi. Jujur saja, saya justru akan kaget apabila mereka tidak mengalami sedikit kecelakaan," kata Ryan. "Sepanjang mereka belajar dari kesalahan itu dan tidak merugikan kami, tidak masalah," tambahnya.

Ryan juga mengakui, meski kedua pebalap Manor, Rio dan Pascal Wehrlein, merupakan rookie musim ini, persiapan keduanya tentu saja berbeda.

"Pascal (Wehrlein) merupakan seorang yang pernah menjadi juara. Ia juga berpengalaman menggunakan mobil F1. Pengalamannya sangat banyak, dan ia tahu apa yang ingin diraihnya," kata Ryan.

"Sementara itu, buat Rio, situasinya berbeda. Jadi, kami akan melakukan pendekatan berbeda. Namun, bagi kami, keduanya adalah anak-anak muda hebat. Jadi, nikmati saja lomba ini," ujarnya lagi. (bbs, kom, dtc,sis)