Juru Mudi Tewas dalam Tangki Kapal

Juru Mudi Tewas dalam Tangki Kapal

DUMAI (riaumandiri.co) - Apes dialami seorang juru mudi yang ditemukan tewas dalam tangki penampungan air tawar Kapal MT Nusantara Akbar, Sabtu (13/2) malam. Korban bernama Wandi ditemukan oleh rekannya sesama Anak Buah Kapal  saat kapal pengangkut minyak tersebut tengah membuang jangkar di sekitar Selat Morong.  Informasi diterima, pria berusia 26 tahun itu pada Sabtu sore hendak memeriksa kebocoran pada satu bagian kapal bermuatan High Speed Diesel (HSD). Ketika sedang menyumbat kebocoran sembari menguras air, ternyata debit air lebih tinggi. Maka korban secara spontan mengambil pompa air yang ada di tangki haluan.

Ternyata korban tidak muncul ke permukaan air. Padahal, sudah 20 menit korban berupaya mengantisipasi kebocoran kapal. Setelah diperiksa oleh para ABK, ternyata korban tenggelam di dalam tangki.

"Pasca kejadian, pihak MT Nusantara Akbar meminta bantuan kepada kepanduan lewat radio. Hal ini langsung ditanggapi oleh KRI Sembilang- 850," ujar Danlanal Dumai melalui Pasi Intel, Mayor Laut (P) Suryadi, Senin (15/2)
Lanjut Suryadi mengatakan, bahwa Tim KRI Sembilang langsung bergerak ke lokasi. Pasca mendapat informasi adanya korban tenggelam di Tangki Penampungan Air Tawar Kapal MT Nusantara Akbar, Sabtu (13/2) malam.

KRI Sembilang saat itu sedang melaksanakan patroli di Selat Dumai. Usai mendapat informasi, tim langsung bergerak ke lokasi kejadian. Sembari berkoordinasi dengan Lanal Dumai dan Kepanduan Dumai.

Proses evakuasi berlangsung 90 menit usai kejadian. Namun Tim KRI Sembilang berhasil melakukan evakuasi kurang dari 15 menit. Upaya bantuan medis sempat diberikan kepada korban. Sayang, setelah dilakukan pemeriksaan awal oleh tim medis, korban ternyata sudah tidak tertolong lagi. Sebab, tim medis tidak ditemukan adanya denyut nadi pada korban. Pria asal Sinjai Provinsi Sulawesi Selatan.

"Proses evakuasi berlangsung lancar. Sebab pelaratan dan perlengkapan selama evakuasi cukup memadai," ujar Suryadi.

Jasad korban langsung diangkut dengan KRI Sembilan menuju Pelabuhan Dumai. Pada  Minggu dinihari, jasad korban sudah berada di pelabuhan. Sehingga langsung diangkut dengan ambulans menuju RSUD Kota Dumai.(zul)