Di Pelalawan, Tim Mulai Beraksi

Demokrat Riau Patok Target 30 Persen

Demokrat Riau Patok Target 30 Persen

PEKANBARU (HR)-Partai Demokrat Riau tidak ingin terlalu berlebihan dalam mematok target kemenangan, pada ajang Pilkada serentak tahun 2015. Target sebesar 30 persen, dinilai adalah angka yang realistis.

Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Amir Syamsuddin, setelah memberikan materi dalam kegiatan pembekalan terhadap calon kepala daerah yang diusung partai tersebut.

Tidak hanya itu, pembekalan juga diberikan kepada tim pemenangan.
 
Menurutnya, target kemenangan 30 persen dinilai sebagi angka yang realistis, sehingga diharapkan bisa tercapai. Bahkan bila memungkin, hasilnya bisa melebihi target.
 
Kegiatan yang digelar Sabtu akhir pekan kemarin di salah satu hotel di Pekanbaru, menghadirkan narasumber lainnya yakni Siti Zuhro, peneliti senior bidang politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan Sekretaris DPD Demokrat Riau, Koko Iskandar.

“Syukur Alhamdulillah kendala jelang Pemilukada tidak terjadi gejolak apa pun di Riau, saya optimis Insya Allah Pemilukada di Riau sukses. Kemudian juga memberikan kesuksesan kepada partai Demokrat,” kata dia.

Sementara itu, Plt Ketua DPD Demokrat Riau yang juga Bupati Rokan Hulu, Achmad, MSi, mengatakan, dengan target yang minimal, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin. "Di akhir Agustus ini, kita akan lakukan survei kembali untuk mengetahui kekuatan," ujarnya.

Sedangkan terkait pembekalan, Achmad mengatakan materi yang diberikan kepada para calon kandidat untuk memberikan wawasan pengetahuan tentang masalah-masalah kepamongprajaan. Mereka juga diberi pembekalan mengenai masalah pemerintahan, strategi dan analisa terhadap perundang-undangan.

“Ini merupakan antisipasi, sehingga dengan adanya pembekalan ini kepercayaan diri mereka bertambah, spirit mereka bertambah, kebersamaan kita terlebih-lebih menjadi solid dan terbentuk dalam pemenangan ini. Kita maju untuk menang, bukan untuk kalah, untuk itu perlu sungguh- sungguh dan kebersamaan," katanya.

Mulai Terasa
Dari Pelalawan, suhu politik disebut-sebut sudah mulai memanas. Untuk diketahui, Pilkada kali ini di Pelalawan hanya diikuti dua pasangan, atau terjadi duel head to head.

Sejauh ini, tim dari dua kubu disebut sudah mulai melakukan gerakan dan pendekatan untuk merebut hati masyarakat Pelalawan.

"Tampaknya Pilkada akan. Kemarin, tim calon sudah mulai jalan ke rumah-rumah, meminta pandangan masyarakat, menanyakan apa keinginan masyarakat untuk pelalawan kedepan," terang salah seorang warga Pangkalan Kerinci, Amri.

Nada optimis juga diungkapkan masing-masing kubu. Pasalnya, pasangan M Harris -Zardewan dinilai memiliki sejumlah kelebihan. Begitu pula pasangan lainnya, Zukri Misran-Anas Badrun. Sejumlah tim pemenangan dari masing-masing kubu, ketika dikonfirmasi akhir pekan kemarin mengaku optimis calon yang mereka usung bisa meraih hasil maksimal dalam Pilkada Desember mendatang.

Siapkan Pengawalan
Masih terkait Pilkada, Polda Riau terus mematangkan persiapan pengawalan terhadap para calon kepala daerah. Setelah pasangan ditetapkan, maka masing-masing mereka akan dikawal dua pengawal pribadi dari Kepolisian.

Guna mempersiapkan petugas pengawalan yang handal untuk mencegah terjadinya tindakan yang tidak diinginkan, Polda Riau akan melatih personil tersebut.

"Ketika calonnya sudah ditetapkan, dia akan dikawal personil kita. Kita rencanakan satu calon dua. Sebelumnya memulai pengawalan pribadi, mereka akan dilatih di Brimobda Riau," ujar Guntur.
 
Pelatihan personil yang bertugas melakukan pengawalan tersebut dilakukan di Brimobda Riau agar personil dapat fokus mempelajari berbagai prosedur pengawalan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. Tindak pengancaman ataupun kekerasan fisik lainnya bisa saja muncul saat masa kampanye nanti.

"Kita inginkan situasi kondusif, tetapi tentu saja personil kita siapkan secara maksimal," lanjut Guntur. (her, lam, dod)