DAYUNG SUKSES DI SEA GAMES 2015

Sanusi: Belum Jaminan Sukses di PON

Sanusi: Belum Jaminan Sukses di PON

PEKANBARU (HR)-Kendati atlet Riau sukses bersama tim dayung Indonesia di SEA Games 2015 Singapura, namun hal belum menjamin Riau bisa sukses juga di PON 2016 Jawa Barat. Pasalnya, kesuksesan yang diraih di SEA Games adalah di nomor beregu.

"Tim dayung Indonesia betul mendapatkan 13 emas, 10 perak dan 10 perunggu di SEA Games 2015 Singapura. Di tim dayung Indonesia itu ada lima pedayung andalan kita, namun kita jangan berpuas diri dulu sebab kontribusi pendayung kita hanya ada untuk nomor beregu," ujar Ketua PODSi Riau, Sanusi Anwar kepada Haluan Riau, Senin (15/6) di Pekanbaru.

Kontribusi pedayung Riau di SEA Games 2015 Singapura mendapatkan tiga emas, dua perak dan dua perunggu. Tiga emas disumbangkan Wina Apriani di nomor dragon boat 12 pedayung putri dengan jarak 200 meter, Wiko di nomor rowing delapan pedayung dan Tanzil Hadid di nomor rowing pair 1.000 meter putra.

Sementara dua perak disumbangkan Tanzil Hadid di nomor rowing pair 500 meter putra dan Maizir Riyondra di nomor cano K-4 1.000 meter putra. Dua perunggu diraih Maizir Riyondra di nomor cano K-4 200 meter putra dan Riska Elpia Ramadani di nomor cano K-4 200 meter putri.

"Melihat hasil ini dapat diketahui emas yang diraih adalah di nomor beregu. Kendati demikian, kita masih berharap untuk nomor perorangan seperti di cano K-1 1.000 meter Indonesia menurunkan Maizir Riyondra dan hal ini membuktikan Maizir masih terbaik di nomor ini kendati di SEA Games dia menempati posisi ke-5," kata Sanusi.

Sanusi berharap jelang turun di Kejurnas Pra PON nanti, semua atlet dayung andalan Riau mendapatkan perhatian, terutama mereka yang sudah membela nama Indonesia di SEA Games.

"Habis SEA Games semua atlet Riau harus dikumpulkan baik yang membela Indonesia maupun yang berlatih di Riau. Tujuannya adalah supaya kita dapat mengukur kemampuan dan menambah kekompakan," jelasnya.

Kendati demikian, Sanusi masih mengeluhkan belum datangnya peralatan dayung dan belum adanya bantuan suplemen untuk atlet dayung ini. Kondisi itu, akan mempengaruhi persiapan tim ke Kejurnas Pra PON 2015 nanti.

"Pra PON sudah semakin dekat, namun masih ada kekurangan disana-sini seperti belum datangnya peralatan dayung, suplemen belum ada dan lainnya. Hal ini tentu akan mempengaruhi persiapan tim," jelasnya. (pep)