Pasca Dibuka Pintu PLTA Koto Panjang, Pemkab Kampar Salurkan Bantuan ke Desa Terdampak Banjir

Pasca Dibuka Pintu PLTA Koto Panjang, Pemkab Kampar Salurkan Bantuan ke Desa Terdampak Banjir

Riaumandiri.co – Pasca pembukaan 4 Pintu Pelimpah Waduk PLTA Koto Panjang setinggi 150 cm, Senin (13/5) lalu langsung berdampak terhadap naiknya permukaan air didaerah sehingga merendam sejumlah rumah warga di Desa Sendayan Kecamatan Kampar Utara, Selasa (14/5).

Untuk memastikan kondisi warga yang terdampak, Pj Sekda Kampar Ahmad Yuzar langsung melakukan peninjauan banjir serta memberikan bantuan di desa Sendayan Kecamatan Kampar Utara Selasa siang.

Bantuan berupa beras tersebut diserahkan kepada masyarakat yang terdampak banjir dengan tujuan meringan beban masyarakat serta bentuk kepedulian pemerintah dalam Penanganan dampak bencana.


"Bantuan ini sudah disiapkan oleh pemerintah Kabupaten Kampar yang sebelumnya telah melaksanakan mitigasi bencana. Sejak awal kita sudah mempersiapkan kondisi-kondisi ini, apalagi curah hujan yang begitu deras," ucap Ahmad Yuzar. 

Kehadiran Pj Sekda Kampar disambut langsung oleh Masyarakat Desa Sendayan Kampar Utara yang didampingi Camat Kampar Utara Riska Jonita, Kadis Sosial Zamzami, Kadis Perkebunan Marhalim serta Kades Sendayan Marlis dengan menyalurkan bantuan berupa beras serta mie instan.

Ahmad Yuzar memaparkan Pemerintah Kabupaten Kampar selalu berkomunikasi untuk memantau bagaimana kondisi masyarakat yang terdampak banjir sehingga langsung cepat salurkan bantuan untuk masyarakat.

“Semoga dengan kebersamaan ini, kepedulian untuk saling berbagi mampu membantu dan meringankan beban masyarakat, tentu kami sebagai pengayom masyarakat tidak akan pernah diam sehingga masyarakat selalu bersemangat dengan ujian ini," tutupnya.

Camat Kampar Utara Riska Jonita dalam laporannya menyebutkan ada lebih kurang 30 KK yang terkena dampak banjir di Kecamatan yang ia pimpin.