Pabrik ferrosilicon Tutup Sementara Usai Ledakan Tungku Smelter

Pabrik ferrosilicon Tutup Sementara Usai Ledakan Tungku Smelter

Riaumandiri.co - Manajemen PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menghentikan sementara operasional pabrik ferrosilicon usai ledakan tungku smelter nikel PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) pada Minggu (24/12) kemarin.

"Saat ini Manajemen PT IMIP telah menghentikan operasional sementara pada lokasi kejadian pabrik ferrosilicon PT ITSS di kawasan industri PT IMIP," kata Media Relations Head PT IMIP, Dedy Kurniawan, Senin (25/12).

Dalam kronologi yang disampaikannya Minggu kemarin, Dedy mengatakan kejadian itu bermula saat sejumlah pekerja melakukan perbaikan tungku dan pemasangan plat pada bagian tungku.


Imbas kecelakaan itu, 13 orang pekerja tewas.

Dedy pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI serta pemerintah kabupaten setelah kejadian tersebut.

"Hingga saat ini manajemen PT IMIP juga masih melanjutkan investigasi bersama tim gabungan dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, tim penyelidikan dari Polda Sulteng, HRD PT IMIP, Safety PT IMIP, dan Safety Tenant," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolda Sulteng, Irjen Pol Agus Nugroho menuturkan bahwa pihaknya telah membentuk tim untuk menyelidiki kejadian tersebut dengan melibatkan Tim Laboratorium Forensik Polri.

"Saat ini kita juga sudah membentuk tim penanganan penyelidikan terhadap perkara ini dengan melibatkan dari polda dengan tim laboratorium dari Makassar," katanya.