Persiapan Musda HIPMI XII Riau Rampung, Pemilihan Ketum Diusahakan Musyawarah Mufakat

Jumat, 24 September 2021 - 17:39 WIB
Dua Caketum HIPMI Riau, Rahmad Ilahi dan Erwin Edison bersama panelis , Arsyadjuliandi Rahman dan Andi Buchari seusai acara Debat Kandidat. (HR/Andika)

RIAUMANDIRI.CO - Panitia Musyawarah Daerah (Musda) XIII pemilihan Ketua Umum (Ketum) Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Riau mengklaim persiapan telah 80 persen rampung. 

Segala sesuatunya telah dipersiapkan hingga kegiatan Musda XII yang akan berlangsung di salah satu hotel di Pekanbaru besok, Sabtu (25/9). 

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Karateker BPD HIPMI Riau, Harmen Saputra dalam konferensi pers, Jumat (24/9). Perebutan kursi pimpinan itu diincar oleh dua kandidat, yakni Rahmat Ilahi dan Erwin Edison. 

"Persiapan kita sudah mencapai 80 persen, tinggal tahapan finishing lagi. Semoga kegiatan Musda besok berjalan lancar," kata Harmen. 

Tahapan Musda XII HIPMI Riau berlangsung sejak 24 September 2021 hingga 26 September 2021. Panitia penyelenggara mempersiapkan akses hybrid agar bisa diikuti oleh semua orang. 

"Pelaksanaan berlangsung terbuka, jadi kami persiapkan dengan sistem hybrid. Nantinya akan kami persiapkan layar di luar ruangan Musda, ada akses zoom bagi pemegang hak suara dan link youtube yang bisa ditonton oleh masyarakat," jelasnya. 

Para peserta yang bisa masuk ke dalam ruangan Musda dibatasi, dari BPC HIPMI Kabupaten/Kota hanya diperbolehkan 2 orang perwakilan ditambah dengan 20 orang senior. 

"Ada juga beberapa BPD Demosioner, mengingat saat ini dibatasi karena masih suasana pandemi Covid-19," sambungnya. 

Terkait tata cara pemilihan, Harmen menjelaskan akan diadakan dengan dua metode, yakni musyawarah mufakat dan voting pemungutan suara. 

"Biasanya sebelum masuk ke pleno ada negosiasi yang tentu ada musyawarah mufakat di antara keduanya (Caketum). Atau dengan voting," kata Harmen menjelaskan. 

Metode voting bisa dilakukan jika tidak tercapainya metode negosiasi antara kedua calon. 

"Kalau ada kesepakatan musyawarah berarti aklamasi. Kalau tidak lanjut ke voting," jelas Herman lagi. 

Dalam metode voting, hanya 10 BPC Kabupaten/Kota di Riau yang memiliki hak suara, per BPC Kabupaten/Kota hanya dua votter atau dua orang yang berhak memberikan hak suara. 

Di antaranya BPC Kota Pekanbaru, BPC Kampar, BPC Siak, BPC Kuantan Singingi, BPC Pelalawan, BPC Inderagiri Hilir, BPC Rokan Hilir, BPC Rokan Hulu, BPC Bengkalis dan BPC Dumai. 

Sedangkan BPC Inderagiri Hulu sedang terjadi dualisme kepemimpinan, dan BPC Kepulauan Meranti ada kendala yang menyebabkan kedua BPC tersebut tidak ikut serta. 

"Harapan kita selesai besok, InsyaAllah sidang pleno berjalan dengan normal dan kemungkinan sore sudah tahu siapa ketua terpilihnya," katanya mengakhiri. 

Sementara, Sekretaris Pelaksana Acara, Riko Andika mengatakan secara keseluruhan persiapan Musda telah matang. Hanya tinggal pelaksanaan saja. Sekitar 150 tamu undangan diperkirakan hadir pada acara tersebut. 

"Tinggal pelaksanaan aja lagi. Persiapan so far sejauh ini sudah matang. Dari 12 DPC di Riau, hanya 10 yang punya hak pilih. Karena masih ada beberapa permasalahan" ujarnya. 

"Nanti yang direncanakan hadir itu ada ketua umum kita, Mardani Maming beserta rombongan 12 orang. Kemudian ada ketum, sekjen. Dan peserta kita itu ada sekitar 150 sampai 200 orang lah," tambahnya. 

Dari penuturan Riko, pada malam nanti, Jumat (24/9/2021) juga bakal ada pelantikan 8 BPC. 

"Di tempat yang sama, di Hotel Premiere Pekanbaru," ujarnya. 

Editor: M Ihsan Yurin

Tags

Terkini

Terpopuler