Kasus Kematian Mingguan Akibat Covid-19 Memburuk

Selasa, 02 Februari 2021 - 22:50 WIB
Prof Wiku Adisasmito (Istimewa)

RIAUMANDIRI.CO, JAKARTA – Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito menyampaikan data mingguan kasus kematian COVID-19. Hasilnya, angka kasus kematian mingguan dinyatakan buruk atau mengalami kenaikan.

"Perkembangan kasus kematian secara nasional, bisa dikatakan perkembangan dalam minggu ini buruk," ujar Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan di Youtube Setpres, Selasa (2/2/2021).

Wiku mengatakan, angka kematian minggu ini meningkat 25,3 persen. Menurutnya, hal ini membuktikan angka kematian masih belum dapat dikendalikan.

"Namun pada minggu ini angka kematian kembali meningkat tajam naik 25,3 persen dari minggu lalu, ini adalah kondisi yang perlu menjadi perhatian kita bersama. Seperti yang dapat kita lihat, bahwa angka kematian masih mengalami fluktuasi artinya kita masih belum berhasil mengendalikan kematian ditingkat nasional," kata Wiku.

Disebutkan, angka kematian tertinggi terdapat di Jawa Barat dengan kenaikan 245 kasus, Jawa Tengah kenaikan 142 kasus, Sulawesi Utara naik 38 kasus, DKI Jakarta naik 29 kasus dan Kalimantan Utara naik 24 kasus.

Sementara itu, disebutkan kasus kesembuhan mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan minggu sebelumnya. Kenaikan ini terjadi sebanyak 22,6 persen.

"Minggu ini kita berhasil meningkatkan kembali kenaikan kesembuhan secara signifikan yaitu 22,6 persen dibanding minggu sebelumnya, ini adalah kabar yang baik, dengan ini maka kesembuhan di Indonesia telah mengalami kenaikan selama 8 minggu berturut-turut, kenaikan kesembuhan tertinggi pada minggu ini didominasi pada pulau Jawa, yaitu Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Kalimantan Utara dan Daerah Istimewa Yogyakarta," kata Wiku.

Menurut Wiku, angka kesembuhan dapat lebih mudah ditingkatkan. Hal ini disebut karena angka kasus positif dan kesembuhan didominasi oleh usia 19 hingga 59 tahun.

"Angka kesembuhan dapat ditingkatkan dengan lebih mudah karena berdasarkan data 77,5 persen kasus positif dan 78,6 persen kesembuhan berasal dari usia 19 sampai dengan 59 tahun. Sedangkan angka kematian ini didominasi oleh usia lebih dari 59 tahun yaitu sebanyak 47,1 persen," tuturnya.

Editor: Nandra F Piliang

Tags

Terkini

Terpopuler