Siapkan Program Gubri Wajib Belajar 12 Tahun, Ini Langkah-langkah Rudiyanto

Rabu, 20 Maret 2019 - 15:31 WIB
Kadisdik Riau Rudiyanto saat memberikan pengarahan kepada kepala SMA/SMK/SLB se-Riau, di aula Disdik Riau, Rabu (20/3/2019).

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Dinas Pendidikan Provinsi Riau, mulai mensosialisasikan rencana kerja Pemerintah Provinsi Riau, terutama dalam meningkatkan pendidikan bagi masyarakat Riau. Salah satunya dengan mempersiapkan rencana wajib belajar 12 tahun yang menjadi prioritas Gubernur Riau pada tahun mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Rudiyanto, mengatakan, wacana pemerintah untuk menerapkan wajib belajar 12 tahun perlu langsung disiapkan. Dengan mensosialisasikan dan kajian, agar nantinya pada saat penerapannya tinggal menjalankan. Dan ia telah mengumpulkan seluruh kepala SMA/SMK/SLB sederajat se-Provinsi Riau, untuk membahas kesiapan Riau menuju wajib belajar 12 tahun.

“Wajib belajar 12 tahun perlu kita siapkan, dan saat ini seluruh SMA/SMK kita kumpulkan. Perlu kajian untuk menyiapkan rancangan peraturan daerah (Ranperda). Untuk dijadikan perda wajib belajar 12 tahun, semua kepala sekolah ini mendukung program wajib belajar 12 tahun,” ujar Rudiyanto, usai berdialog bersama kepala sekolah se-Riau, di aula Disdik Riau, Rabu (20/3/2019).

Dijelaskan Rudi, untuk menerapkannya, perlu berapa standar, seperti biaya minimun berapa siswa yang akan semua berjalan. Disiapkan naskah akademiknya untuk pembiayaan bagi sekolah SMA/SMK yang akan digratiskan. Dan selanjutnya Pemda yang akan menyiapkan anggarannya. 

“Jadi setelah semua berjalan dan disiapkan, barulah ini akan diserahkan ke Gubernur. Setelah berjalan baru tidak ada pungutan. Kita targetkan zero pungutan, tidak boleh ada pungutan lagi di sekolah yang terkait dengan uang SPP dan lainnya. Yang selama ini dikeluhkan oleh masyarakat terkait pungutan yang tidak jelas,” tegasnya.

Reporter: Nurmadi

Editor: Mohd Moralis

Terkini

Terpopuler