Apa Pengertian Akhlak

Ahad, 17 Januari 2016 - 10:30 WIB
Gurun Sahara

Mari berpikir dan merenung sejenak, APAKAH anda telah mengetahui apa itu akhlak? kalau anda telah tahu, tentulah anda mengetahui apa pengertian akhlak dan apa saja macam macam akhlak itu sendiri.
Pengertian akhlak secara sederhana berarti perilaku atau tingkah laku yang secara sadar dilakukan berulangkali.

Artinya ada akhlak yang baik dan ada akhlak yang buruk. Ya TEPAT !.
Pengertian akhlak secara sederhana diatas tidak membatasi apakah akhlak itu harus baik, intinya bila aktivitas ataupun perbuatan ataupun reaksi atas suatu perihal dilakukan berulangulang kali maka disebut akhlak.

Kenapa pengertian akhlak diatas sangat sederhana? Terkesan tidak membatasi bukan!, itu karena kata akhlak sendiri adalah bentuk jamak yang berasal dari kata tunggal  Khuluk (Bahasa arab) yang berarti tabiat, tingkah laku dan bahkan ada yang mengartikannya sebagai agama (Berliana Katarkusumah).
Untuk membahas akhlak lebih jauh lagi, anda harus membaca beberapa pengertian akhlak oleh beberapa ahli khususnya ahli agama dan lainnya dibawah ini.

Menurut beberapa pakar dalam bidang akhlak seperti Ahmad Ibn Muhammad Miskawaih Razi atau Ibnu Miskawaih (penulis buku Tahdzibul achlaq wa tathhirul a'raaq dan Tartib as Sa'adah tentang akhlak), Abu Hamid Muhammad bin Muhammad al Ghazali ath-Thusi asy-Syafi'i (Imam Al Gazali), dan Ahmad Amin (penulis buku Dhuhal Islam yang kontroversial) menyatakan bahwa pengertian akhlak adalah perangai yang melekat pada diri seseorang yang dapat memunculkan perbuatan baik tanpa mempertimbangkan pikiran terlebih dahulu.
Menurut Nurcholish Madjid, bahwa istilah akhlak atau khuluq merupakan satu akar kata dengan khalq atau penciptaan, khaliq (pencipta) dan makhluq (ciptaan), yang semuanya mengacu pada pandangan dasar Islam mengenai penciptaan manusia, bahwasanya manusia diciptakan dalam kebaikan, kesucian dan kemulian sebagai "sebaik baiknya ciptaan" (ahsanu taqwim).

Lebih lanjut dijelaskan oleh Bapak Nurcholish madjid bahwa manusia akan terbimbing ke arah akhlak yang mulia jika beriman kepada Allah dengan berbagai turunan caranya (derivasi). Selanjutnya manusia akan menerjemahkan imannya menjadi tingkah laku yang penuh tanggungjawab kepada sesama manusia, dengan jalan saling berpesan tentang kebenaran serta saling berpesan tentang ketabahan.

Kecenderungan mendasar manusia terhadap kebaikan tersebut dapat ditemukan dalam QS Ar-Rum (30):30 dengan istilah Fitrah.

Tentu bila anda melihat dalam KBBI, pengertian akhlak akan lebih sederhana dari pengertian akhlak sederhana diatas, yaitu suatu budi pekerti atau kelakuan.

Kemudian, Quraish menjelaskan bahwa kata akhlak biasa digunakan dalam bentuk tunggal yaitu khuluq, seperti dalam surah Al-Qalam ayat 4 "Sesungguhnya engkau (Muhammad) berada di atas budi pekerti (khuluq) yang aqung"

Dalam hadis Nabi Muhammad SAW, penggunaan konsep akhlak dalam berbagai konteks misalnya berbunyi "Aku hanya diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia". atau "Tidak ada sesuatu yang lebih berat timbangan (amal) seorang mukmin pada hari Kiamat melebihi akhlak yang luhur".

Disini Quraish ingin menjelaskan tentang pengertian akhlak di dalam Agama Islam tidak dapat disamakan dengan pengertian etika.

Apabila etika hanya didefinisikan sebagai arti sopan santun antarsesama manusia, serta hanya berkaitan dengan tingkah laku lahiriah. Istilah akhlak sesungguhnya memiliki makna yang luas meliputi pelbagai aspek.

Aspek aspek akhlak mulai dari akhlak terhadap Allah, hingga kepada sesama makhluk biotik dan nonbiotik.
Hal yang serupa disampaikan oleh Endang Saifuddin Anshari bahwa istilah akhlak merupakan aspek ketiga dalam agalam Islam selain akidah dan aspek syariat.

Pada garis besarnya akhlak Islam terdiri atas akhlak manusia terhadap Pencipta, dan akhlak manusia terhadap sesama makhluk.

Serupa dengan pengertian akhlak diatas, menurut Ahmadi (2004) bahwa akhlak berasal dari rangkaian huruf kha-la-qa yang berarti menciptakan. Kata halaqa mengingatkan tentang kata Al Khaliq atau pencipta yaitu Allah SWT dan kata Makhluk yaitu seluruh yang diciptakan oleh  Allah SWT.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengertian akhlak adalah suatu perilaku yang menghubungkan antara Allah SWT dan makhlukNya (FIP-UPI).

Lebih lengkap dalam buku "Ilmu dan Aplikasi Pendidikan" tentang Pengertian Akhlak menurut Al Ghazali bahwa kata al-khalq adalah 'fisik' dan al khuluq berati akhlak. Al-khalq karena manusia tersusun atas fisik yang dapat dilihat oleh mata kepala dan ruh yang dapat ditangkap oleh mata batin.
Ruh yang dapat ditangkap oleh mata batin memiliki nilai lebih tinggi dibandingkan dengan nilai fisik yang ditangkap oleh mata kepala.

Kata Al khuluq merupakan satu sifat yang tertanam dalam jiwa yang dari hal tersebut lahirlah perbuatan perbuatan dengan mudah tanpa memikirnya dirinya dan merenung terlebih dahulu.

Apabila sifat yang tertanam darinya terlahir perbuatan perbuatan buruk maka sifat tersebut dinamakan akhlak buruk. Al khuluq adalah suatu sifat jiwa dan gambaran batinnya.

Agar terwujud keindahan akhlak atau akhlak baik, dalam batin manusia ada empat rukun yang harus terpenuhi yaitu kekuatan ilmu, kekuatan marah, kekuatan syahwat, dan kekuatan untuk adil terhadap tiga kekuatan sebelumnya (Mahmud, 2004:28).

Ditambahkan pula bahwa puncak dari akhlak adalah hikmah (Al Hikmah) yaitu kepahaman terhadap Al Qur'an dan As Sunnah. Al Hikmah sendiri akan dibentuk oleh kekuatan atas tujuan dalam mencari ilmu untuk membedakan yang kebenaran dan kebatilan serta keindahan dan keburukan yang terolah dengan baik pula.

Sedangkan menurut Encyclopedia Brittanica, pengertian akhlak diarahkan kepada ilmu akhlak yaitu sebagai studi yang sistematik tentang tabiat dari pengertian nilai baik, buruk, seharusnya benar, salah dan sebaginya tentang prinsip umum dan dapat diterapkan terhadap sesuatu, selanjutnya dapat disebut juga sebagai filsafat moral
Asal Kata

Kata “akhlak” berasal dari bahasa arab yaitu ” Al-Khulk ” yang berarti tabeat, perangai, tingkah laku, kebiasaan, kelakuan.  Menurut istilahnya, akhlak ialah sifat yang tertanam di dalam diri seorang manusia yang bisa mengeluarkan sesuatu dengan senang dan mudah tanpa adanya suatu pemikiran dan paksaan. Dalam KBBI, akhlak berarti budi pekerti atau kelakuan. Sedangkan menurut para ahli, pengertian akhlak adalah sebagai berikut:

Menurut Ibnu Maskawaih : Menurutnya akhlak ialah “hal li nnafsi daa’iyatun lahaa ila af’aaliha min ghoiri fikrin walaa ruwiyatin” yaitu sifat yang tertanam dalam jiwa seseorang yang mendorongnya untuk melakukan perbuatan tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan.

Menurut Abu Hamid Al Ghazali : Akhlak ialah sifat yang terpatri dalam jiwa manusia yang darinya terlahir perbuatan-perbuatan yang dilakukan dengan senang dan mudah tanpa memikirkan dirinya serta tanpa adanya renungan terlebih dahulu.

Menurut Ahmad bin Mushthafa : Akhlak merupakan sebuah ilmu yang darinya dapat diketahui jenis-jenis keutamaan, dimana keutamaan itu ialah terwujudnya keseimbangan antara tiga kekuatan yakni kekuatan berpikir, marah dan syahwat atau nafsu.

Menurut Muhammad bin Ali Asy Syariif Al Jurjani : Akhlak merupakan sesuatu yang sifatnya (baik atau buruk) tertanam kuat dalam diri manusia yang darinyalah terlahir perbuatan-perbuatan dengan mudah dan ringan tanpa berpikir dan direnungkan.

Jadi, selanjutnya, dapat diambil beberapa poin poin tentang pengertian akhlak diatas  seperti syarat syarat yang harus dimiliki oleh individu ataupun manusia untuk dapat dikatakan berakhlak (baik ataupun buruk)  serta macam macam akhlak (pembagian akhlak ) dan contoh contoh akhlak itu sendiri.
Syarat Agar disebut Berakhlak
- Perbuatan yang baik atau buruk.
- Kemampuan melakukan perbuatan.
- Kesadaran akan perbuatan itu
- Kondisi jiwa yang membuat cenderung melakukan perbuatan baik atau buruk

Macam Macam Akhlak
Sebenarnya, berdasarkan beberapa pengertian akhlak diatas, saya juga masih terbilang pusing untuk membatasinya menjadi satu atau dua macam akhlak saja, oleh karena itu, lebih membaginya menjadi beberapa macam bagian besar akhlak itu sendiri yaitu:
1. Macam Macam Akhlak Berdasarkan Arahnya
2. Macam Macam Akhlak Berdasarkan kualitasnya
Sebelum kita sebutkan beberapa macam akhlak diatas, sumber atau asal dari akhlak perlu anda ketahui yaitu dalam beberapa sumber dituliskan bahwa akhlak berasal dari Agama (Sepertinya lebih mengarah ke akhlak yang baik), ada juga yang menuliskan berdasarkan perilaku yang diulang ulang (dapat berarti kebiasaan) artinya bersumber dari lingkungan sosial.

Ada juga yang menambahkan bahwa sumber akhlak juga dari moral (Tetapi sepertinya, tetap sepertinya lebih banyak melahirkan akhlak baik, kecuali pada beberapa bangsa, ataupun kepercayaan adat yang mistis seperti menganut animisme ataupun satanis).

1. Macam Macam Akhlak Berdasarkan Arahnya
Seperti yang disebutkan pada beberapa pengertian akhlak diatas, bahwa terdapat dua arah dari akhlak yaitu  pertama, akhlak kepada Allah swt. dan kedua, akhlak kepada ciptaan-Nya.
Akhlak kepada Allah swt artinya perilaku yang dilakukan oleh manusia atau individu kepada Allah swt. baik itu baik ataupun buruk, Adapun untuk mengetahui akhlak tersebut baik ataupun buruk, dapat ditentukan berdasarkan ketentuan dalam Al-Qur'an dan As Sunnah.

Macam macam akhlak berdasarkan arahnya yang kedua adalah kepada ciptaan-Nya. Dijelaskan diatas bahwa abiotik dan biotik. Segala sesuatu yang ada adalah ciptaan-Nya.

Oleh karena itu, dapat dibagi kepada sesama manusia, akhlak terhadap hewan, akhlak terhadap tumbuhan, akhlak terhadap lingkungan, akhlak terhadap negara, akhlak terhadap keluarga, dan banyak lagi macam akhlak terhadap makhluk ciptaan-Nya.

2. Macam Macam Akhlak Berdasarkan Kualitasnya
Hal ini sudah jelas, yaitu terbagi atas dua macam yaitu akhlak baik dan akhlak buruk. Akhlak baik atau Al-Hamidah secara sederhana adalah perbuatan yang memberikan anda pahala sedangkan akhlak buruk atau Adz-Dzamimah berarti perbuatan yang memberikan anda dosa.

Hal ini sudah tentu diterangkan oleh kitab kitab suci Agama.
Akan tetapi bagaimana apabila ada perbuatan yang tidak diterangkan dalam kitab suci tertentu.
Mudah, untuk membedakan bahwa akhlak tersebut baik atau buruk maka dapat dilihat dari tujuan dari perbuatan tersebut, proses yang dilakukan dalam berbuat dan akibat yang terjadi dari perbuatan tersebut.
Sekian penjelasan tentang pengertian akhlak dan macam macam akhlak diatas, Wassalam.***

Editor:

Terkini

Terpopuler