Pilgub Sumbar 2020, Donny Moenek Orang Pertama Mendaftar di Golkar

Pilgub Sumbar 2020, Donny Moenek Orang Pertama Mendaftar di Golkar

RIAUMANDIRI.ID, PADANG - Reydonnyzar Moenek resmi mendaftar sebagai calon Gubernur Sumatera Barat 2020-2024 melalui DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Barat, Selasa (10/122019).

Birokrat tulen yang pernah menjadi Penjabat Gubernur Sumbar itu merupakan orang pertama mendaftar diri sebagai bakal calon Gubernur di Partai Golkar.

"Ini pertanda baik untuk Pak Donny. Beliaulah calon yang berani mendaftar pertama meski sudah ada juga balon lain yang mengambil formulir," kata Mirwan Pulungan, Koordinator Tim Penjaringan Bakal Calon Gubernur DPD Golkar Sumatera Barat dalam sambutannya saat menerima kedatangan Donny Moenek, begitu dia akrab disapa.


Politisi senior Golkar ini menegaskan bahwa pihaknya memang sangat menunggu kedatangan Donny Moenek untuk mendaftar di partainya.

"Kita sudah tahu sosok beliau sebagai pamong tulen dan punya rekam jejak yang bagus dengan karir yang cemerlang. Beliaulah penjabat gubernur Sumbar yang cuma menjabat selama tujuh bulan tetapi serasa lima tahun," ujarnya.

Menurut Mirwan yang didampingi sejumlah Anggota Tim Penjaringan dan pengurus DPD Golkar, sejak awal Desember lalu sudah membuka pendaftaran bagi bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat.

Bacalon tersebut, baik dari kalangan kader Golkar sendiri maupun bacalon non-kader. Dari bacalon yang mendaftar, nantinya akan disaring menjadi 3 pasang untuk dikirim ke DPP Partai Golkar.

"Tugas kami cuma menjaring dan menyaring menjadi 3 pasang calon untuk diteruskan ke DPP. Selebihnya merupakan kewenangan pusat untuk menentukan siapa yang akan diajukan sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur dari Partai Golkar," sebut Mirwan.

Beberapa waktu lalu, Donny Moenek juga sudah mendaftarkan diri sebagai cagub di PDIP, PKB, PPP, Nasdem dan PAN.

Siap Mengabdi

Reydonnyzar Moenek yang saat ini adalah Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI pada kesempatan tersebut menjelaskan bahwa dirinya berani maju sebagai bakal calon Gubernur Sumbar karena berbagai pengalaman yang sudah dilaluinya selama ini di birokrasi.
Malai dari seorang staf, kemudian camat hingga menjadi Direktur Jenderal Keuangan Daerah di Kementerian Dalam Negeri.

"Terus terang saya mendaftar sebagai calon bukan karena mau pensiun dari jabatan srtruktural. Kalau pun tidak jadi Gubernur, saya menjadi lektor kepala yang bisa mengabdi sampai 65 tahun, setelah itu bisa jadi profesor dengan masa dinas 70 tahun. Jadi, pengabdian itu bisa di mana saja sampai akhir hayat," kata pakar keuangan daerah yang populer menjadi Juru Bicara Kemendagri di era Gamawan Fauzi.

Donny mengaku sangat mencintai Sumatera Barat, kampung halaman yang ditinggalkannya dalam usia delapan bulan karena dibawa merantau oleh orangtuanya asal Lintau, Tanah Datar.

Jika nanti diloloskan Golkar sebagai calon Gubernur dan bisa terpilih, Donny mengaku telah memiliki beberapa strategi untuk membangun daerah ini.

Mantan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri itu mengatakan, membangun Sumbar tidak bisa mengandalkan APBD dan kucuran dana perimbangan dari APBN.

"Perlu inovasi dan kreativitas kepala daerah," kata Donny sudah sangat mahfum untuk itu. 

 

Reporter: Syafril Amir