Antisipasi Kebakaran, Satgas Karhutla Bengkalis Bersama PT BBHA-PT SPM Gelar Apel Siaga

Antisipasi Kebakaran, Satgas Karhutla Bengkalis Bersama PT BBHA-PT SPM Gelar Apel Siaga

RIAUMANDIRI.CO, BENGKALIS - Dalam rangka mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau, khususnya di Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Satgas Karhutla Bengkalis bersama dengan PT Bukit Batu Hutani Alam (BBHA) dan PT Sakato Pratama Makmur (SPM) menggelar Apel Siaga di lapangan PT BBHA Makmur Bukit Batu, Selasa (2/10/2018). Kegiatan ini digelar untuk menghadapi musim kemarau 2019.

Apel Siaga ini dihadiri langsung oleh Upika dua daerah, yaitu Upika dari Kabupaten Bengkalis (Kecamatan Bukit Batu, Siak Kecil, dan Kecamatan Bandar Laksamana) dan Upika dari Kota Dumai (Kecamatan Medang Kampai). Kemudian juga hadir Pimpinan FOD Sinar Mas Forestry Riau Terisman, Pimpinan PT BBHA, PT SPM, para kepala desa dan lurah, Babinsa, Babinkantibmas, Masyarakat Peduli Api (MPA) binaan kedua perusahaan, masyarakat dan karyawan. Sedikitnya Apel Siaga ini dihadiri 200 orang peserta.


Kapolsek Bukit Batu, Kompol Henrik dalam sambutannya mengajak semua komponen, baik perusahaan maupun  masyarakat sama-sama menjaga agar tidak terjadi karhutla di Bukit Batu. Pihaknya, kata Kapolsek, sangat mengapresiasi peran serta perusahaan selama ini.

"Kami memberikan apresiasi kepada PT BBHA dan PT SPM yang selalu peduli dan tanggap terhadap karhutla di daerah ini," ujarnya.

Sementara itu, Camat Bandar Laksamana yang diwakili oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Acil Esyno, menyampaikan, kerja sama yang baik antara perusahaan BBHA dan SPM harus terjaga dengan baik.

"Hendaknya program sosialisasi untuk tindakan pencegahan karhutla kepada masyarakat agar kita tingkatkan. Apalagi program DMPA (Desa Makmur Peduli Api) yang dilaksanakan perusahaan sangat bagus untuk mengubah paradigma masyarakat dari kegiatan membakar, serta program DMPA ini sekaligus untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar perusahaan," jelas Camat.

Pimpinan FOD Sinar Mas Forestry Terisman didampingi Humas PT BBHA Herman Laksamana kepada media mengatakan, perusahaan-perusahaan dalam manajemen APP-Sinar Mas Forestry mempunyai target Zero Fire untuk seluruh lahan konsesi perusahaan.

Sebab, kata Terisman, bagi perusahaan adanya kebakaran merupakan kerugian yang sangat besar bagi perusahaan, baik yang terjadi di konsesi maupun karhutla yang terjadi bersebelahan dengan konsesi. Karena bukan tidak mungkin karhutla yang terjadi di luar konsesi akan menjalar ke kawasan konsesi karena hembusan angin atau faktor lainnya.

"Maka kami mengimbau dan mengajak kita semua harus waspada menghadapi musim kemarau 2019 nanti, agar kita jangan lalai," imbau Terisman.

Pada kegiatan apel ini juga dilakukan pemeriksaan personel, peralatan dan penyerahaan bantuan mesin pemadam kebakaran kepada MPA binaan perusahaan dari Dusun Air Raja oleh Direktur PT SPM, Joko Irwandono.