Ekonomi

Nanas Bakal Jadi Sumber Perekonomian Lima Daerah di Riau

Pedagang nenas di Jalan Rimbo Panjang Kampar

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mulai melirik hasil sumber daya alam yang ada, mulai dari pertambangan, perminyakan, perkebunan, perikanan dan buah-buahan. Saat ini yang menjadi perhatian yakni perkebunan nanas yang tersebar di 5 Kabupaten/Kota untuk dijadikan sebagai industri kecil dan menengah (UMKM).

Kelima kabupaten/kota penghasil buah nanas, yakni Kampar, Rokan Hilir, Siak, Indragiri Hulu dan Dumai. Daerah-daerah ini dinilai bepeluang untuk membangun produksi nanas, dan juga dapat meningkatkan perekonomian daerah.

Kepala Dinas Perindustrian Riau, Asriza mengatakan, selain sagu dan ikan salai yang sudah dikembangkan, Pemprov juga mulai melirik buah nenas untuk dikembangkan menjadi Pembangunan Sentra Industri Kecil dan Industri Menengah (SIKIM).

“Kita sekarang tengah melakukan pengembangan potensi lainnya. Kita lihat di Riau di mana-mana banyak buah nenas, kita coba kembangkan nenas ini. Paling tidak, ada enam macam produk yang dihasilkan dari bahan dasar nenas, di antaranya keripik nenas, selai nenas, sirup nenas, dodol, minuman kaleng nenas, dan minuman segar nenas," ujar Asrizal, Sabtu (30/6/2018).

Dijelaskan Asrizal, Disperin Riau akan mencoba berkoordinasi dengan kabupaten/kota penghasil nenas untuk mengembangkan buah tersebut. Jumlah industri kecil menengah di Riau 93 persen dari total industri yang ada. Karena itu, pihaknya akan berupaya mengejar SIKIM pengolahan nanas.

“Dari segi anggaran tidak terlalu besar pengembangannya. Kita berusaha untuk mendapatkan dana alokasi khusus pengembangan SIKIM. Kita berharap ketika orang datang ke Riau ada oleh-oleh yang dibawa," ungkapnya.

Reporter: Nurmadi
Editor: Nandra F Piliang


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar