Dinilai tak Peduli Rakyat Kecil

Amien Rais Sebut Ahok Bisa Dikalahkan

Amien Rais Sebut Ahok Bisa Dikalahkan

JAKARTA (RIAUMANDIRI.co) - Mantan Ketua MPR Amien Rais menganggap calon Gubernur DKI incumbent, Basuki Tjahaja Purnama alias, bisa dikalahkan. Menurutnya, banyak kekurangan yang dimiliki Ahok. Salah satunya, Ahok dinilai lebih memperhatikan kalangan mampu, sementara rakyat kecil ditindas semena-mena.

"Saya betul-betul tidak tahan melihat negeri yang sebesar ini, kemudian ibukotanya DKI dikelola secara serampangan. Kok gubernur itu berani melawan hukum, berani melawan pemerintah, bahkan kemudian menghadapi ini gampang, Polri gampang ya, sehingga saya kira dia sudah seperti dewa kecil lah ya, tapi juga ingusan. Bisa dikalahkan Insya Allah," ujarnya, usai memberi sambutan di acara Rapat Akbar Forum RT RW DKI Jakarta di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, Minggu (18/9). Amien bergerilya menjelang Pilgub DKI karena menganggap Pilgub ini penting dan menyangkut nasib Ibukota.

"Jadi saya pikir ini adalah penentuan mengapa pilkada DKI itu menjadi perhatian bangsa karena ini Ibu Kota. Ibukota ini konsentrasi politik dan ekonomi di sini, kemudian kalau sampai dibiarkan lepas ke Gubernur sekarang ini itu saya pikir berat sekali ya," tambahnya.


Tindas Rakyat Kecil Dalam kesempatan itu, Amien Rais juga menyorot kepemimpinan Ahok, yang dinilai tidak pernah peduli dengan rakyat kecil. "Sombongnya juga setinggi langit. Jadi Insya Allah kita lawan karena dia akan menjual kepada kepentingan asing," ujarnya lagi.

"Jangan pernah kita gadaikan agama kita, martabat dan harga diri kita, jangan sampai kita gadai rasa nasional kita, karena kalau kalau ibukota sudah dijual ke luar negeri, maka Insya Allah negara kita juga akan menyusul. Kita lawan orang yang keropos imannya, Insya Allah kita berdoa kepada Allah. Tokoh apa pun mesti Insya Allah lebih baik dari itu," imbuh Amien lagi.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI dari Gerindra, M Taufik, yang ikut memberiksan sambutan mengatakan, Ahok gagal memaham fungsi RT/RW, makanya wajar kalau RT/RW melakukan perlawanan. 

"Kalau ada teroris pasti yang ditanya pertama adalah RT/RW. Saya ingin mengajak RT/RW untuk bergerilya melawan Ahok karena yang dilakukan itu sudah tidak pro rakyat, yang ada pembangunan untuk rumah-rumah rumah elit," ujarnya.

Dia menuturkan anggotanya di DPRD DKI terus melakukan perlawanan. Ia mengimbau warga DKI untuk mewaspadai penyusup. "Semua kita bersatu untuk tidak Ahok. Waspadai penyusupan para pemilih-pemilih gelap. Pada waktunya akan hadir penyusup pemilih gelap yang hadir pada saudara-saudara," ingatnya. 

"Saya ini dari Gerindra, ini bagian dari pertaubatan, yang bawa mula-mula Ahok ini memang Gerindra, jadi menjatuhkan Ahok itu bagian dari pertaubatan kami. Kami bersama saudara-saudara untuk melakukan perlawanan terhadap Ahok," pungkasnya. (dtc/sis)