PWI Rohil Kunjungi Objek Wisata Andalan Kuansing

PWI Rohil Kunjungi Objek Wisata Andalan Kuansing

LUBUKAMBACANG (riaumandiri.co)-Delapan pengurus PWI Rohil mengunjungi dua objek wisata andalan Kuansing. Keduanya, Air Terjun Guruh Gemurai, Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik dan Air Terjun Tujuh Tingkat Batang Koban, Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, Kamis (19/5).

Kunjungan pertama, Objek Wisata Air Terjun Guruh Gemurai. Di tempat ini, terlihat air terjun dengan tangga sampai kebawah, dengan pengelolaan yang baik. Syafril, pengelola mengatakan, masih dibutuhkan listrik serta perbaikan tangan-tangan yang agak rusak, sementara, tangga yang tertimpa kayu sudah diperbaiki.

Untuk biaya masuk, per orang dikenakan tarif Rp4.000, mobil Rp5.000 dan uang yang didapat menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di bawah pengelolaan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga.

Kunjungan dilanjutkan ke Air Terjun Tujuh Tingkat Batang Koban, dari Lubuk Ambacang, menyusuri Sungai Kuantan hampir 30 menit, dengan panorama perbukitan yang indah. Lalu, menyusuri Anak Sungai Batang Koban sekira 30 meter, karena dermaga sudah rusak dan tidak dapat dipergunakan lagi, boad harus masuk, ini disebut Air Terjun Tingkat Pertama.

Penyusuran dilanjutkan ketingkat kedua sampai keempat, disinilah wartawan menceburkan diri, karena di Rohil tidak pernah mereka jumpai air sejernih itu. Karena tangga naik dari tingkat empat ketingkat tujuh belum ada, maka hanya dua wartawan (M Syawal Pangabaen dan Noprio Sandi, red) yang melanjutkan penyusuran.

Namun, keduanya hanya sanggup sampai ketingkat lima, itupun dengan susah payah, namun pemandangan menakjubkan seperti gambaran surga yang didalamnya mengalir sungai mulai terlihat, meski agak tertutup rindangnya pepohonan.

Tiga deretan tingkatan air terjun tersusun rapi, dan air terjun tertinggi ada pada tingkat ketujuh. Penyusuran ketingkat enam sampai tujuh tidak bisa diteruskan, karena jalan naik susah ditemukan, sepertinya objek wisata ini tidak dikunjungi wisatawan lagi.

Ujang, warga Lubuk Ambacang menyatakan objek wisata Batang Koban tidak pernah lagi dikunjungi, mengapa demikian, dia juga tidak mengetahui, tapi sudah mengalihkan lokasi ke objek wisata baru, Ngarai. "Sekarang ngak ada lagi orang ke Batang Koban, tapi udah banyak ke Ngarai, ngak jauh juga dari Simpang Puskesmas sini," katannya.(rtc/hen)