Akibat Kabut Asap

PMI Rohul Tangani 80 Pasien

Camat Rambah Arie Gunadi (paling kiri), Kapolsek Rambah Masdjang (paling kanan) meninjau pasien yang sedang dirawat di PMI Rohul, Rabu (28/10).

PASIR PENGARAIAN(HR)-Camat Rambah Arie Gunadi mengingatkan kepada seluruh warga agar waspada kabut asap. Pasalnya hingga saat ini sudah 80 kasus pasien terserang penyakit akibat kabut asap ditangani tim relawan PMI Rohul.

 Hal ini disampaikan Arie saat meninjau pasien terserang penyakit kabut asap di PMI Rohul, Rabu (28/10) sore.

Disampaikannya, sesuai intruksi Bupati Rohul dalam rapat yang digelar Rabu (28/10), Pemerintah Provnsi Riau telah menetapkan Riau sebagai darurat kabut asap. Untuk itu setiap kecamatan harus didirikan posko penangulangan penderita kabut asap.

Untuk itu diimbau kepada seluruh warga Kecamatan Rambah seperti balita, orang tua dan ibu hamil agar selalu waspada terhadap kabut asap yang sudah sangat membahayakan.

"Sesuai dengan tinjauan kita, di Posko Relawan PMI sejak tanggal 25-28 Oktober 2015 sudah 80 kasus ditangani PMI Rohul. Di antaranya balita dan dewasa, dan dua orang dirujuk ke RSUD Rohul.

 Sebagian pasien telah dibantu dengan alat pernapasan nebu," kata Camat Rambah.
Untuk itu  Arie Gunadi mengimbau kepada warga kalau ada yang merasa terpengaruh akibat kabut asap supaya langsung melaporkan ke PMI Rohul atau Puskesmas terdekat untuk diberikan pertolongan gratis.

PMI Rohul siap membantu pasien terserang akibat penyakit kabut asap seperti oksigen, nebu,dan obat-obatan lainnya.

 "Hari Kamis ini kita akan memanggil seluruh kepala desa dan UPTD yang ada di Kecamatan rambah membicarakan masalah kabut asap untuk disampaikan kepada masyarakat," terangnya. Camat yang juga didampingi kapolsek Rambah sangat serius menangani masalah Kabut asap tersebut, sehingga setiap warga yang terserang penyakit bisa ditangani.(yus)


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Loading...

Tulis Komentar