Cegah Dampak Kabut Asap

Polda Riau Perluas Layanan Kesehatan

Polda Riau Perluas Layanan Kesehatan

PEKANBAR (HR)-Polda Riau terus melakukan pelayanan kesehatan keliling gratis sejak awal penetapan status darurat pencemaran udara di Provinsi Riau beberapa waktu lalu. Selain itu, jangkauan layanan kesehatan terdampak kabut asap telah diperluas hingga ke desa-desa di tingkat kabupaten kota di Riau.

Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan mobil yang dibentuk menjadi klinik berjalan. Petugas medis Polda Riau akan menjemput korban dampak asap kebakaran lahan dan hutan (karlahut) hingga ke pelosok desa yang tidak terdapat puskesmas.

"Kita keliling ke desa-desa, di daerah yang masyarakatnya membutuhkan pelayanan kesehatan. Jadi, tidak hanya di Kota
Pekanbaru saja," ujar Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Selasa (29/9). Layanan kesehatan yang diberikan oleh Polda Riau ini, sebut Guntur, dapat diakses masyarakat umum secara gratis. Polda Riau melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Riau telah menyediakan sarana prasarana untuk pelayanan kesehatan.
Sarana dan prasarana tersebut termasuk obat-obatan yang dibutuhkan masyarakat yang sebagian besar terkena dampak karlahut, seperti sakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). "Selain obat-obatan dan tindakan medis, juga disediakan tiga orang dokter untuk satu klinik berjalan. Dan akan diberikan kepada masyarakat," lanjut Guntur.

Lebih lanjut Guntur menjelaskan, jika pelayanan kesehatan keliling ini dilakukan jajaran Polda Riau sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat Riau yang sampai saat ini terganggu kabut asap karlahut.
Keberadaan klinik berjalan ini akan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan selama musim Karlahut di Riau. Masyarakat tidak hanya bisa mengakses Puskesmas, Posko kesehatan Dinas kesehatan, tetapi juga bisa memanfaatkan layanan kesehatan keliling yang diberikan oleh Polda Riau.

"Paling banyak saat ini ISPA, pernapasan, gangguan kulit, dan mata. Ini yang kita bantu masyarakat untuk berobat di klinik keliling," tukas Guntur. ***