Aktivitas Bandara SSK II Kembali Normal

Aktivitas Bandara SSK II Kembali Normal

PEKANBARU(HR)-Setelah sempat terkendala beberapa pekan lamanya, mulai  Kamis (10/9) kemarin, aktivitas di Bandara Sultan Syarif Kasim II kembali normal. Hal itu karena didukung kondisi cuaca yang mulai membaik dengan jarak pandang mencapai 2.000 meter lebih.

Menurut Hasnan, Air Port Duty Manager Bandara SSK II Pekanbaru mengatakan, mengingat masih banyaknya calon penumpang belum melakukan pemberangkatan, saat ini pihak maskapai melakukan jadwal ulang (reschedule). Bagi penumpang yang akan melakukannya tidak dikenakan biaya tambahan, hanya saja untuk selisih harga tiket tetap dibayarkan.

"Akitivitas di bandara normal, jarak pandang sejak Rabu,(9/9), hingga Kamis,(10/9), berkisar sampai 2.000 lebih. Meski sempat mengalami lumpuh akibat kabut asap kemarin, kita tidak tutup aktivitas bandara, hanya pada umumnya penerbangan ditunda saja. Ini dilakukan juga sesuai dengan instruksi Kementrian Perhubungan dan dan PT Angkasa Pura II Pekanbaru.

Aktivitas
Kita akan terus menginformasikan mengenai perkembangan bandara yang berkoordinasi dengan Badan Metereologi dan Geofisika (BMKG)," katanya.

Sementara itu, hasil pantauan Satelit Tera dan Aqua Badan Meterologi dan Geofisika (BMKG), stasiun Pekanbaru mendeteksi empat titik api di wilayah Riau yang menyebabkan jarak pandang masih terbatas. Untuk Kota Pekanbaru, jarak pandang, Kamis (10/9), sekitar 1.500 meter.

"Di Kota Dumai jarak pandang sekitar 300 meter, Rengat dengan jarak pandang sekitar 200 meter, yang terparah berada di kabupaten Pelalawan dengan jarak pandang hanya sekitar 100 meter," kata Sugarin," Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru.

Untuk titik panas, kata Sugarin terdapat di Sumatera sebanyak 210 titik, yang empat diantaranya berada di Provinsi Riau. Satu di Indragiri Hilir, tiga terdapat di Indragiri Hulu, untuk titik api yang berpotensi 70 persen ada dua titik yang terdapat di Indragiri Hulu. Untuk kondisi cuaca.

Secara umum di Riau cerah berawan disertai kabut asap. Peluang hujan dengan intensitas ringan tidak merata pada siang atau sore hari terjadi di Wilayah Riau bagian Utara, Tengah dan pesisir Timur.(her).