Penyakit Saluran Pernapasan Akibat Asap

Penderita Semakin Bertambah

Penderita Semakin Bertambah

PASIR PENGRAIAN (HR)- Penderita penyakit saluran pernapasan akibat kabut asap di Rohul makin bertambah dari 75 kasus menjadi 209 kasus. Hal ini sesuai dengan laporan dari 16 Puskesmas yang ada di Rohul dan telah ditotalkan oleh Dines Kesehatan.
Kepala Diskes Rohul Drg Griffino Deliardi, Kamis (3/9) malam mengatakan, dari 209 kasus tersebut, penderita ISPA sebanyak 159 kasus, asma 13 kasus, iritasi kulit 13 kasus dan iritasi mata sebanyak 27 kasus.
Ditambahkan Griffino, meningkatnya kasus tersebut akibat semakin buruknya kondisi udara akibat kabut asap di Rohul sejak satu bulan terakhir ini. Bahkan sampai Jumat (4/9), jarak pandang di Kabupaten Rohul pada pukul 12.00 WIB hanya mencapai 50 meter.
Sementara itu Bupati Rokan Hulu, Achmad, usai meletakkan batu pertama Pembangunan Masdjid Nurul Anwar Lenggopan mengatakan, saat ini kondisi titik api di Rohul zero. Dua titik di Kecamatan Kepenuhan saat ini sudah berhasil dipadamkan.
Sementara kabut asap yang ada sekarang ini di Rohul adalah kabut asap kiriman dari luar daerah yang merembes sampai ke Rohul.
’’Hingga saat ini tidak terdeteksi titik api di kabupaten Rohul. Kabut asap yang ada sekarang kiriman dari daerah tetangga,’’ katanya.
Mengingat kabut asap semakin tebal saat ini, Bupati mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. Bagi warga perokok agar berhati-hati membuang punting rokok di jalanan. Mengingat saat ini musim kemarau setiap sampah akan kering dan mudah dilalap api.
Kalau memang perlu keluar rumah, disarankan memakai masker. Kepada anak-anak supaya mengurangi bermain di luar rumah," ujar Bupati. (adv/humas)